“Sepakbola itu, bisa dibilang, cinta pertamaku” demikian tutur Dhanielle Daphne sembari tersipu. Srikandi jelita yang tercatat sebagai salah satu punggawa timnas putri Indonesia yang akan berlaga di ASEAN Games tersebut mengungkap bahwa membela merah-putih di kancah sepakbola memang merupakan impiannya sejak kecil.

Dengan paras khas oriental yang manis dan postur tubuh sempurna, Danielle Daphne bisa saja dengan mudah menjadi bagian agensi model ternama ataupun bintang layar kaca nasional, namun gadis kelahiran Jakarta 18 tahun silam itu mantap memilih untuk menekuni profesi di dunia si Kulit Bundar. Ajang Piala Dunia 2006 menjadi momen dimana DD-sapaan akrab Dhanielle, jatuh cinta pada sepakbola.

“Waktu Piala Dunia 2006 yang final Prancis sama Italia di situ aku bersama satu keluarga besar nonton bareng sampai subuh. Saat itu, aku langsung merasa hanya dengan sepakbola semua orang itu bisa disatukan,” tuturnya seperti dilansir Detik. “Dari situ aku mulai tertarik dengan sepakbola. Aku nonton DVD pemain-pemain legendaris. Bagaimana cara main dan gol-gol mereka, kemudian aku coba ikuti cara main mereka. Aku belajar otodidak” ungkap DD kemudian.

Meski demikian, pada mulanya sulit bagi DD untuk menekuni sepakbola karena kedua orang tuanya sempat melarang. “Dari TK sudah pingin main bola karena ngeliatin cowok-cowok main bola, tapi enggak dibolehin sama orangtua”. Lambat laun, setelah melihat kegigihan dan bakat DD, barulah orang tuanya mendukung dan memasukkannya ke Sekolah Sepakbola (SSB) GMSB Kuningan, Jakarta.

Jerih payah dan tekad DD tersebut pun berbuah manis. Ia kini resmi menjadi salah satu punggawa inti tim sepakbola putri Indonesia yang siap mengukir prestasi di ajang ASEAN Games Palembang. Tergabung bersama Korea, Taiwan, dan Maladewa. Laga pertama akan dilakoni para Srikandi Garuda dalam menghadapi Maladewa pada 16 Agustus mendatang.

Sukses terus dalam karirmu, DD!

Comments