Winger muda berbakat Atletico Madrid, Yannick Ferreira Carrasco, belum lama ini mengejutkan banyak pihak dengan menerima pinangan tim Liga China, Dalian Yifang padahal ia tengah berada di usia puncak. Kepada media, pemain tim nasional Belgia tersebut pun mengungkap alasan keputsannya tersebut.

Carrasco menuntaskan kepindahannya dari Atletico menuju Dalian Yifang menjelang penutupan bursa transfer Liga China hari Senin (26/1) kemarin. Carrasco pun buru-buru mengklarifikasi bahwa hal tersebut bukan hanya karena iming-iming uang.

“Saya memutuskan untuk meninggalkan Atletico dan memulai petualangan baru dengan Dalian Yifang, untuk bergabung bersama proyek Wanda Group” ujar Carrasco dalam sesi wawancara dengan Marca.¬†“Kompetisi China tengah¬†booming, kondisi kerjanya sangat bagus, infrastruktur barunya modern baik untuk pemain maupun fans. Level permainannya meningkat di tiap musim” tuturnya kemudian, memberikan pujian pada Liga Super China secara keseluruhan.

“Proyek tersebut, dan juga tawaran dari klub (Dalian) adalah tanda percaya diri yang besar dan juga rasa hormat, mewakili kesempatan untuk mengembangkan kualitas serta masa depan saya”

Advertisement

“Bersama Hulk, Ezequiel Lavezzi, (Fabio) Capello dan, tentunya, sahabat saya Axel Witsel, saya akan memberi kontribusi kepada perkembangan sepakbola di negeri yang sangat bergairah terhadap sepakbola” pungkas Carrasco.

Kemudian, kendati sudah tidak merumput di Eropa, Carrasco menegaskan bahwa dirinya masih berambisi untuk bermain bersama Belgia di Piala Dunia Rusia mendatang.

“Jarak saya (yang jauh) dengan benua Eropa bukanlah berarti membuat ambisi saya untuk berpartisipasi dalam Piala Dunia menjadi berkurang. Saya akan membuat upaya yang diperlukan untuk menunjukkan pada pelatih tim nasional Belgia bahwa saya siap untuk ambil bagian dalam Piala Dunia di Rusia pada musim panas mendatang” tegas Carrasco.

Advertisement
Comments