Nasib mantan bintang Manchester City dan tim nasional Prancis, Samir Nasri, semakin memburuk. Bagaimana tidak, alih-alih mampu membangkitkan kembali sisa-sisa karirnya, kontrak Samir belum lama ini malah diputus oleh klub Turki, Antalyaspor, karena ia diketahui tengah divonis sangsi larangan bermain selama satu tahun dari UEFA.

Menurut laporan dari harianĀ Marca, hukuman tersebut diterima Nasri sehubungan dengan kasus doping yang membebatnya di tahun 2016 silam, dimana ia mengunjungi ‘pengobatan alternatif’ yang proses perawatannya bertentangan dengan regulasi anti-doping dari UEFA. Hal tersebut pun membuat Nasri yang saat ini telah berusia 30 tahun, diputus kontraknya oleh Antalyaspor.

Bagi Nasri, ini tentu merupakan pukulan telak. Karena sebelumnya ia sempat menyatakan keinginannya kembali ke level top sepakbola Eropa seiring rumor yang mengkaitkannya dengan klub papan bawah Liga Spanyol, Las Palmas, yang memang tengah mencari andalan baru di lini depan setelah ditinggal bintangnya, Jonathan Viera yang memilih untuk hijrah ke Liga China.

Adapun sesungguhnya Nasri dihukum larangan bermain selama dua tahun di kancah sepakbola profesional, namun setelah proses pengajuan banding yang alot, pihak pengadilan arbitrase olahraga Prancis akhirnya sepakat untuk memangkas masa hukuman tersebut menjadi satu tahun saja. Kunjungan bermasalah Nasri ke klinik alternatif itu sempat menggemparkan media massa, setelah pengakuan yang diunggah oleh mantan kekasih Nasri, Anara Atanes di akun pribadi pemain berdarah Aljazair tersebut.

PensiunĀ aja, pak?

Comments