Meninggalnya Alm. Haringga Sirila dalam laga penuh rivalitas yaitu Persib Bandung vs Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (23/09/2018) lalu, tidak hanya membuat kelurga Alm. Haringga Sirila dan The Jak Mania gusar, tapi juga menimpa kubu Persib Bandung. Melalui Manajer tim, Umuh Muchtar atau bisa disebut Wa Haji Umuh oleh Bobotoh ini, meminta keadilan yang sama bagi Persib Bandung dan Persija Jakarta.

Permintaan dari Wa Haji Umuh ini sendiri disampaikan dalam acara acara TV One bernama Indonesia Lawyers Club (ILC) dengan tajuk “Suporter Bola”. Wa Haji Umuh dengan penuh berapi-api minta keadilan yang sama bagi Persib Bandung dan Persija Jakarta usai Alm. Haringga Sirila meninggal di hari Minggu lalu.

“Saya tidak setuju Persib saja yang dihukum. Karena itu tidak adil. Sebab itu (pengroyokan) ulah oknum,” buka Umuh Muchtar, Selasa (25/09/18) malam.

“Sehingga tidak patut Persib saja yang salah, Persija juga harus kena hukuman atas insiden masa lalu,” sambungnya.

Insiden masa lalu yang dimaksud Wa Haji Umuh itu adalah insiden pengeroyokan yang menimpa alm. Rangga pada 27 Mei 2012 lalu. Kala itu, dalam laga yang dihelat di Stadion Gelora Bung Karno, Alm. Rangga Cipta Nugraha mengalami insiden pengeroyokan dalam stadion oleh oknum pendukung Persija Jakarta. Akibat tindakan itu, Alm. Rangga kemudian meregang nyawa di hari yang sama.

Usai kejadian di tahun 2012 itu, beberapa korban lain muncul dalam laga Persib Bandung vs Persija. Menurut catatan dari Save Our Soccer (SOS), sebelum kejadian yang menimpa Alm. Haringga Sirila, sedikitnya ada 6 orang yang meninggal akibat perseturuan yang tidak selesai-selesai antara Viking dan The Jak Mania.

Wa Haji Umuh pun meminta solusi bersama atas insiden pengeroyokan dan pembunuhan yang terus terjadi ini.

“Solusinya bagaimana? Nah, ini tadi ada keputusan dua minggu Liga 1 diberhentikan. Nanti mungkin semua klub pemimpinnya bertemu atau mungkin ada perwakilan Bobotoh dipertemukan. Nanti kalau kejadian lagi, baru ini nih hukumannya seperti ini,” lanjut Wa Haji Umuh.

Comments