Mantan pelatih Bayern Munich Louis van Gaal telah memuji Jupp Heynckes dan mengatakan kepada bahwa ia bisa memenangkan Treble musim ini. LvG melatih Bayern dari 2009 hingga 2011, memenangkan Bundesliga di musim perdananya dan mencapai final Liga Champions 2010.

Dia diberhentikan pada April 2011 setelah menuai hasil mengecewakan, dengan Heynckes menggantikannya sebagai pelatih kepala dan membawa Bayern meraih Treble pada 2013.

“Luar biasa apa yang dilakukan Jupp lagi. Tim manajemen [CEO Karl-Heinz] Rummenigge dan [presiden Uli] Hoeness melakukan hal yang benar dan menaruh kepercayaan pada pengalamannya,” kata LvG dikutip ESPN FC.

“Saya tidak melihat pelatih muda Jerman seperti [Julian] Nagelsmann dan [Thomas] Tuchel dalam peran ini. Bayern adalah klub papan atas yang tidak mudah dikelola. Heynckes telah menunjukkan kepada semua orang tentang apa yang dia mampu. Dia bisa memenangkan Bundesliga, Piala Jerman dan bahkan Liga Champions. Dia tidak kehilangan kualitasnya dari saat meraih treble hanya karena dia sudah bertambah tua.”

Van Gaal mengatakan bahwa hubungan yang tegang dengan Hoeness telah menjadi batu sandungan selama berada di Jerman. Mereka sempat bertengkar karena masalah Philipp Lahm.

“Hoeness dan saya bertengkar hebat. Hoeness ingin [Philipp] Lahm untuk terus bermain di sebelah kiri, tapi sejarah telah membuktikan saya benar. Lahm memenangkan Liga Champions dan Piala Dunia di bek kanan.”

Van Gaal juga mengatakan bahwa ada perbedaan dengan Hoeness atas “peraturan emasnya” bahwa tim lebih penting daripada individu.

“Uli Hoeness memiliki hubungan khusus dengan pemain tertentu, berbicara secara teratur kepada mereka dan melawan tujuan mereka, seperti [Franck] Ribery, misalnya, yang menurut Herr Hoeness harus selalu bermain. Itu tidak baik untuk pelatih, menurut pendapat saya. Tim adalah hal yang paling penting dan bukan pemain individual, Hoeness dan saya berbeda dalam hal ini,” kata pria berusia 66 tahun tersebut.

Comments