Manajer umum Ajax, Edwin van der Sar, mengakui pengeluaran baru-baru ini pada perekrutan Daley Blind dan Dusan Tadic menjadi tanda dari perubahan ideologi di tim yang dianggap sebagai ‘pabrik bakat pesepabola Belanda’ paling terkenal.

Raksasa Eredivisie itu melakukan perekrutan baru awal bulan ini dengan membawa Blind kembali ke klub dari Manchester United dengan biaya yang berpotensi meningkat menjadi € 20,5 juta.

Kesepakatan itu datang setelah mereka membayar € 11,4 juta untuk menandatangani pemain sayap asal Serbia Tadic dari Southampton, sementara Zakaria Labyad yang berusia 25 tahun juga bergabung di bawah pelatih Erik ten Hag.

Ketika mereka berusaha memenangkan gelar liga untuk pertama kalinya sejak 2014, Van der Sar mengungkapkan klub tersebut siap meningkatkan investasinya dalam pemain berpengalaman.

“Ini adalah perubahan filosofi yang jelas dan kecil,” kata mantan penjaga gawang Belanda itu kepada Omnisport.

“Biasanya kami mengembangkan pemain muda dan itu telah menjadi kekuatan Ajax, tetapi terkadang Anda membutuhkan jangkar, seseorang yang memiliki kualitas atau telah bermain di Premier League.

“Kami telah menambahkan lebih banyak tekad, lebih banyak gigitan, lebih banyak kekuatan dan lebih banyak kecerdasan permainan.”

Kedatangan Blind dan Tadic datang di tengah kepergian Justin Kluivert ke AS Roma.

Sementara Ajax telah lebih sukses dalam upaya mereka untuk menjaga Frenkie de Jong dan Matthijs de Ligt yang diinginkan Barcelona, Van der Sar mengakui kekecewaannya atas kehilangan salah satu prospek cemerlang klub.

“Ini adalah kasus yang menarik. Kami akan secara ideal menyetujui kontrak baru dengan dia,” ungkapnya. “Kami berbicara dengan dia dan agennya selama 15 bulan dan entah bagaimana kami tidak bisa lebih dekat. Kami pikir kami mungkin mendapat manfaat dari memiliki dia selama beberapa tahun kedepan, untuk bermain dengan teman-temannya.

“Dia datang melalui akademi, dia sekarang menjadi pemain senior dan kami pikir dia mungkin tinggal untuk mendapatkan pengalaman satu tahun lagi di Eropa.

“Tapi dia pemain yang kuat, cepat, memberi dan mendapat assist, dan kami berharap yang terbaik untuknya di Roma.”

Comments