Pelatih kepala Feyenoord FC, Giovanni Van Bronckhorst, memutuskan untuk meletakkan jabatannya setelah kontraknya usai akhir musim ini.

Pihak Feyenoord sesungguhnya telah menawarkan perpanjangan kontrak bagi van Bronckhorst, namun pria berusia 43 tahun tersebut merasa sudah cukup menangani tim kebanggaan kota Rotterdam itu setelah empat musim bermukim di sana.

“Saya telah memikirkan masak-masak tentang apakah saya akan bertahan satu musim lagi sebagai pelatih kepala Feyenoord setelah musim ini, yang merupakan keputusan yang sangat sulit karena Feyenoord ada di dalam hati saya. Kendati demikian, di dalam karir, saya selalu mengikuti perasaan saya dan kini perasaan saya mengatakan saya tidak harus melakukan itu, jadi tidak apa-apa” tukas Van Bronckhorst seperti dilansir situs resmi Feyenoord.

Sejak menangani Feyenoord, Van Bronckhorst memang bisa disebut sukses mengangkat prestasi klub tersebut dan memperoleh sejumlah gelar prestisius; diantaranya dua gelar Piala KNVB, dua gelar Johan Cruijff Schaal dan satu gelar Eredivisie Belanda pertama sejak tahun 1999 silam. Sayangnya di musim ini, eks bek sayap Belanda keturunan Indonesia tersebut gagal mengulang kiprah positifnya dan hanya mampu membawa Feyenoord bercokol di posisi ketiga dengan selisih 13 poin dari PSV di peringkat puncak dan juga tersingkir lebih dini dari kancah Liga Europa.

Satu-satunya harapan bagi Feyenoord untuk meraih gelar musim ini hanyalah di ajang KNVB Cup dimana mereka berhasil melangkah ke babak semifinal.

Comments