Penjaga gawang Wolverhampton Wanderers, Rui Patricio, dikeluarkan dari lapangan dengan tandu di menit-menit kekalahan 1-0 dari Liverpool pada Selasa dini hari, menjadi pemain pertama Premier League yang diganti di bawah aturan gegar otak baru.

Kepala penjaga gawang asal Portugal itu terbentur ke lutut rekan setimnya Conor Coady saat mereka berusaha untuk menjaga agar upaya dari Mohamed Salah gagal pada menit ke-89.

Dengan tim telah membuat tiga pemain pengganti selama pertandingan, manajer Wolves Nuno Espirito Santo diizinkan untuk menggantikan Patricio dengan kiper cadangan John Ruddy.

Permainan dihentikan karena staf medis menangani Patricio selama hampir 15 menit, dengan ofisial kemudian menambahkan tujuh menit perpanjangan waktu. Patricio tidak terlihat bergerak saat berbaring di lapangan tetapi setelah itu Espirito Santo mengatakan dia dalam keadaan sadar.

“Dia sadar, dia ingat apa yang terjadi dan sadar,” kata Espirito Santo.

Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, merasa lega mendengar bahwa Patricio sudah kembali sadar.

Advertisement

“Itu adalah situasi yang mengerikan. Saya telah berbicara dengan staf Wolves, mereka cukup positif. Itu adalah kejutan,” kata Klopp.

Penyerang Liverpool, Diogo Jota, yang mencetak gol tunggal pada pertandingan tersebut di babak pertama, juga mengungkapkan pemikirannya kepada rekan senegaranya itu.

“Hidup lebih penting, kami berharap Rui Patricio cepat sembuh,” kata Jota.

Aturan pengganti karena gegar otak diterapkan menyusul insiden yang juga melibatkan pemain Wolves, ketika Raul Jimenez bertabrakan dengan pemain Arsenal David Luiz dalam pertandingan 29 November.

Jimenez, yang menonton pertandingan awal pekan dari tribun Molineux, belum kembali setelah cedera itu, di mana ia mengalami retak tengkorak dan menjalani operasi.

Aturan gegar otak digunakan dalam pertandingan Piala FA pada 9 Februari, ketika bek West Ham United Issa Diop bertabrakan dengan penyerang Manchester United Anthony Martial, dengan Ryan Fredericks masuk menggantikan Diop.

Advertisement
Comments