Hasil imbang antara Barcelona kontra Tottenham di lanjutan Liga Champion menyisakan statistik menarik. Tim besutan Mauricio Pocchetino mencetak sejarah dengan mengalahkan prosentase penguasaan bola Blaugrana di Camp Nou sejak 12 tahun silam. Wow!

Spurs secara mengesankan mampu meraih satu tiket ke babak 16 besar setelah meraih 1 poin atas Barcelona. Kendati sempat ketinggalan 1-0, tim asal London Utara itu bisa mengejar ketertinggalan lewat gol Lucas Moura di menit ke 85, sembari mengendalikan pertandingan dan memenangkan penguasaan bola (ball possesion).

Statisik juga menyebutkan bahwa Barca memiliki penguasaan bola kurang dari 50% dalam satu pertandingan untuk pertama kalinya sejak era sebelum tiki-taka di tahun 2006 silam. Kala itu, Barca hanya mampu menguasai bola sebanyak 42% kontra Werder Bremen.

Pada tahun yang sama, Barcelona kemudian mengangkat pelatih tim akademinya, Pep Guardiola, dan memulai era ‘tiki-taka’ yang tersohor dan menghasilkan banyak gelar selama bermusim-musim seiring menanjaknya seorang pemain Argentina bernama Lionel Messi. Kini, meski Guardiola sudah tak lagi melatih dan masa keemasan tiki-taka sudah memudar, tetap saja mengagetkan menilik fakta bahwa Barca kalah dalam penguasaan bola di kandang sendiri, oleh tim asal Inggris pula!

Advertisement

Sejumlah pengamat juga menilai bahwa saat ini para gelandang tim utama Barcelona, kendati berkualitas jempolan, tidak memiliki keterikatan (chemistry) yang kuat satu sama lain dan juga kemampuan passing seperti Andres Iniesta dan Xavi Hernandez. Manajer Ernesto Valverde hanya mempercayakan satu slot bagi pemain jebolan akademi, yakni Carles Alena; sementara sisanya dihuni legiun asing seperti Ivan Rakitic dan Arthur.

Advertisement
Comments