Presiden UEFA Aleksander Ceferin menegaskan kembali komitmen badan yang berkuasa untuk menyelenggarakan kejuaraan Eropa yang dijadwalkan ulang pada tahun ini di 12 kota di seluruh Eropa seperti yang direncanakan semula.

Acara di 24 negara, yang seharusnya berlangsung pada Juni-Juli tahun lalu, ditunda selama 12 bulan karena pandemi Covid-19.

Turnamen pun dijadwalkan dimulai pada 11 Juni, akan dimainkan di 12 kota di seluruh Eropa dan Ceferin juga optimis bahwa penggemar akan diizinkan masuk ke dalam stadion lagi.

“Saya optimis bahwa beberapa hal sangat mungkin menjadi sangat berbeda sehubungan dengan virus tersebut saat kita mendekati turnamen,” kata Ceferin dalam sebuah pernyataan.

“Penting bagi kami untuk memberi kota dan pemerintah tuan rumah waktu sebanyak yang kami bisa untuk merumuskan gambaran akurat tentang apa yang mungkin terjadi pada bulan Juni dan Juli.

Advertisement

“Para penggemar adalah bagian besar dari apa yang membuat sepakbola special. Kami harus memberikan diri kami ruang semaksimal mungkin untuk memungkinkan mereka kembali ke stadion.”

UEFA pun mengatakan batas waktu pengajuan rencana untuk menampung penggemar di dalam stadion dipindahkan ke awal April.

CEO Bayern Munich, Karl-Heinz Rummenigge, mengatakan pekan lalu bahwa Ceferin sedang mempertimbangkan apakah akan menggelar turnamen tahun ini di satu negara karena kekhawatiran virus corona.

Namun hal itu belum bisa dikonfirmasi secara sah, karena pihak UEFA pun masih menunggu perkembangan situasi di berbagai negara.

Euro tahun ini pun akan diikuti 24 negara, mengikuti perubahan yang diberlakukan sejak 2016 silam, dimana pada tahun itu, Portugal menjadi juara saat mengalahkan Prancis di babak final.

Advertisement
Comments