Pelatih Paris Saint-Germain, Thomas Tuchel, telah mendesak manajemen sang juara Ligue 1 untuk bergegas dan merekrut pemain baru sebelum jendela transfer ditutup.

Tuchel menjadi tidak sabar di tengah upaya PSG untuk mengontrak pemain tengah, dengan penandatanganan Leandro Paredes dari Zenit belum selesai.

PSG juga telah dikaitkan dengan gelandang Napoli, Allan, meskipun Carlo Ancelotti dan manajemen klub Serie A itu tidak siap untuk menjual salah satu pemain terbaiknya.

Tuchel melampiaskan frustrasinya setelah menang 4-1 atas Rennes pada Minggu malam, menyoroti perlunya penambahan pemain setelah cedera yang dialami Neymar dan Marco Verratti.

“Kami menunggunya (Paredes),” kata Tuchel, dikutip ESPN. “Saya diberitahu bahwa ini sudah diselesaikan tetapi di sini tidak ada apapun. Saya khawatir. Kami membutuhkan pemain!

“Mungkin bahkan pemain ofensif karena Neymar cedera. Kami sedang menunggu Leandro tetapi dia tidak ada di sini.

“Ini benar-benar rumit, pertandingan terus berjalan dan siapapun yang datang harus beradaptasi, tentu saja itu membutuhkan waktu yang tidak sedikit.”

Tuchel menambahkan: “Ini sudah seperti musim panas lalu tetapi ini lebih serius dengan cedera yang didapat Verratti dan Neymar.

“Kami tidak bisa melakukan keajaiban. Ada pemain yang hilang di tengah. Ini sudah 27 Januari! (Bursa transfer) Sudah hampir selesai.”

“Apa yang bisa saya katakan? Kami punya tujuan di klub ini,” lanjutnya. “Untuk mencapainya, untuk memiliki ambisi di klub dan untuk pemain saya, kita harus merekrut pemain.”

Tuchel tidak dalam suasana hati yang baik, meskipun PSG meraih kemenangan sambil mengkritik VAR setelah apa yang terjadi terhadap Thilo Kehrer.

Penyerang Rennes, M’Baye Niang, lolos dari kartu merah setelah melanggar Kehrer dengan keras di babak pertama.

Tuchel marah dengan keputusan VAR ketika peluit paruh waktu ditiup, dengan kamera menangkapnya berkata: “Pulang.”

Dan mantan pelatih Borussia Dortmund itu melanjutkan: “Mengapa kita memiliki VAR? Mengapa kita memiliki VAR? Mengapa?

“Jika itu penalti, jika itu bukan penalti. Jika itu kartu merah, bukan kartu merah. Tidak ada gunanya melihat VAR lagi, itu konyol.”

Comments