Adriano Galliani, selaku mantan CEO AC Milan, menyatakan bahwa kasus transfer salah satu pemain Inter Milan, yaitu Mauro Icardi, sangatlah rumit. Bukan hanya faktor sepak bola saja yang membuat rumit hal tersebut, tetapi juga perihal bias gender di dunia sepak bola.

Menurut kabar, sampai saat ini, striker berkewarganegaraan Argentina itu, masih belum jelas akan bermain di klub mana. Selain itu, di skuad asuhan Antonio Conte, namanya sudah tidak masuk dalam rencananya. Dia sudah tidak diharapkan ada di Inter Milan.

Terlebih lagi, nomor punggung yang dipakai oleh Mauro Icardi dulu, dikabarkan sudah digunakan oleh pemain baru klub berjuluk Il Nerazzurri, yaitu Romelu Lukaku. Pemain tersebut baru saja dibeli dari Manchester United. Dengan hal tersebut, itu sudah memperlihatkan bahwa striker berusia 26 tahun ini, sudah tidak ada masa depan dengan Inter Milan.

Satu pekan sebelum kompetisi serie A italia musim 2019/2020 dimulai, masa depan Mauro Icardi, masih belum jelas di Inter Milan. Kabarnya, sampai saat ini, belum ada klub yang bersedia meminangnya.

Bukan itu saja yang membuat rumit karir sepak bola Mauro Icardi. Sosok yang paling penting untuk kebaikan karir sepak bola adalah Istrinya, yaitu Wanda Nara. Dia menjadi agen pemain kelahiran Rosario, Argentina ini.

Sebagai agen pemain sepak bola, Wanda Nara tidak terlalu baik. pasalnya, dia sering sekali memperkeruh suasana transfer dengan ucapan lewat media sosial.

Namun, menurut mantan CEO AC Milan, yang dilakukan oleh Istri Mauro Icardi ini, dianggap wajar-wajar saja. Karena, disatu sisi, Adriano Galliani, telah melihat ada sedikit bias gender dalam kasus mereka.

Dilansir dari Corriera della Sera, mantan CEO AC Milan ini mengatakan,”Ini adalah kasus yang rumit. Karena, diperkuat oleh faktor machismo, yang mengatur sepak bola. Di posisi seperti ini, apa yang keluar dari mulut Wanda Nara, itu akan menjadi badai bagi Mauro Icardi.”

Comments