Akhir pekan lalu, Timnas Indonesia U-22 resmi memanggil 38 pemain untuk masuk seleksi pelatnas. Pada daftar 38 pemain yang dipanggil tadi, tim yang dilatih oleh Indra Sjafri ini membuat kejutan dengan tidak memanggil 2 pemain depan andalan, yaitu Hanis dan Rafli. Indra Sjafri lebih memanggil pemain Liga 3 dan Liga Belanda untuk pos lini depan.

Daftar 38 pemain tadi sebagian besar diisi oleh eks Timnas Indonesia U-19. Mulai dari pos kiper hingga tengah, Indra Sjafri memanggil hampir seluruh eks Timnas Indonesia U-19. Hanya pada pos lini depan, Indra Sjafri memilih untuk memanggil pemain yang berlaga di Liga 3 dan Liga Belanda.

Dua pemain depan eks Timnas Indonesia U-19, yaitu Hanis Saghara dan Rafli Mursalim. Sebelumnya, kedua pemain tadi menjadi andalan dari
Indra Sjafri selama berlaga di Piala AFF 2018 dan Piala Asia U-19. Alasan kualitas permainan menjadi alasan dari Indra Sjafri tidak memanggil
Hanis Saghara dan Rafli Mursalim.

“Kenapa Rafli dan Saghara belum kami panggil? Karena saya lihat ada di level U-21 yang lebih baik kualitasnya dari U-19 kemarin,” ujar Indra Sjafrie.

Permainan dari Hanis Saghara dan Rafli Mursalim selama Liga 1 tahun 2018 lalu sendiri tidak terlalu bersinar dan lebih banyak menghuni bangku cadangan. Hanis Saghara merupakan pemain yang membela Bali United pada musim lalu. Hanya saja, Hanis Saghara selama Liga 1 tahun 2018 bergulir, hanya bermain di 5 laga dengan tidak mencetak satu gol pun.

Sementara itu, Rafli Mursalim juga bermain minim selama Liga 1 tahun 2018 lalu. Rafli Mursalim yang membela Mitra Kukar selama musim lalu, hanya bermain pada 4 laga dengan tidak mencetak satu gol pun.

Catatan minor ini membuat Indra Sjafrie enggan memanggil kedua pemain tadi. Pelatih asal Sumater Barat ini memanggil beberapa pemain yang dianggap bermain lebih baik. Tercatat, ada 7 pemain depan yang dipanggil untuk Timnas Indonesia U-22. Dari 7 pemain depan tadi, 2 nama merupakan pemain Liga 3 dan Liga Belanda. Kedua pemain itu adalah Septian Bagaskara dan Ezra Walian.

”Ada seperti topskorer Liga 3 kemarin. Ezra [Walian], Marinus [Wanewar] dan nama lain yang saya pikir levelnya sudah di atas,” tutup Indra Sjafrie.

Sekedar informasi, Septian Bagaskara dari Persik Kediri merupakan Top skor Liga 3. Sementara Ezra Walian merupakan pemain dari RKC Waalwijk, salah satu klub di Liga Belanda.

Comments