Timnas Indonesia kembali menelan kekalahan pada lanjutan babak kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia. Menjamu Timnas Vietnam, pasukan Garuda senior kalah dengan skor 1-3. Mengomentari keterpurukan Timnas Indonesia, Simon McMenemy menyinggung banned FIFA di tahun 2015 lalu.

Pertandingan gameweek keempat yang mempertemukan Timnas Indonesia melawan Timnas Vietnam digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (15/10/2019). Bermain dikandang sendiri, Timnas Indonesia menelan kekalahan dengan skor 1-3. Kekalahan ini menjadi yang keempat pada babak kualifikasi Piala Dunia 2022. Sebelumnya Timnas Indonesia menelan kekalahan dari Malaysia, Thailand dan UEA.

Pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy, menegaskan pemain Indonesia sudah bermain sangat bagus. Terkait 3 gol yang dicetak oleh pemain Vietnam, Simon McMenemy mengklaim itu merupakan hadiah dari pemain Timnas Indonesia.

“Pemain 70-80 persen sudah bermain sangat bagus, bertahan sangat bagus, organisasi bagus. Tapi 10 menit tidak konsentrasi, kami kebobolan. Tiga gol vietnam hadiah dari kami. Tanpa mengurangi respek terhadap Vietnam, mereka adalah tim muda dan punya pengalaman. Mereka sudah sering bersama-sama,” ujar Simon McMenemy, dikutip dari laman resmi PSSI.

Simon McMenemy mengakui ada masalah pada lini belakang. Selain itu, pemain Indonesia pun diakui terlalu mudah membuat pelanggaran. Pada laga melawan Vietnam, Timnas Indonesia 2 kali mendapat hukuman penalti.

“Begitu juga ketika di dalam kotak penalti, kita tidak bisa menekel sambil lompat. Kalau di Liga 1 mungkin dianggap bukan pelanggaran, tapi ini level Piala Dunia, yang mana ada sedikit sentuhan di kotak penalti bisa berujung penalti. Ini wasit internasional, sedikit kesalahan tapi bisa fatal,” tambah Simon McMenemy .

Terakhir, Simon McMenemy mengakui Vietnam sedang memiliki generasi terbaik. Hal ini berbeda dengan Timnas Indonesia. Terkait keterpurukan Timnas Indonesia, Simon McMenemy meminta semua pihak untuk ingat bahwa sepakbola Indonesia pernah dihukum FIFA pada tahun 2015 lalu. Hal tadi membuat memberi pengaruh pada Timnas Indonesia.

“Kita bisa lihat, ketika Vietnam bermain di Piala Asia, ini tim yang berbeda. Ini adalah generasi baru mereka, mereka berani ambil risiko. Tetapi lihat pemain muda, mereka punya pengalaman. Kalau kita cuma berharap hasil-hasil saja tanpa ada usaha, itu akan sulit. Di sini kita harus ingat juga, tetapi kita lupa pada Piala Dunia sebelumnya kita dibanned,” pungkas Simon McMenemy.

Pada laga selanjutnya, Indonesia akan tandang melawan Malaysia di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur pada 19 November mendatang. Pada laga perdana lalu, Timnas Indonesia menelan kekalahan 2-3 dari Timnas Malaysia.

Comments