Bolazola.com – Tim berbasis Brasil, Chapecoense, telah terdegradasi ke divisi kedua untuk pertama kalinya dalam sejarah, tiga tahun setelah kecelakaan pesawat tragis yang menewaskan sebagian besar pemain mereka.

Chapecoense kalah dengan skor 1-0 dari Botafogo di kandang pada hari Rabu untuk mengakhiri harapan bertahan di divisi teratas untuk musim ketujuh berturut-turut.

Hasilnya membuat Chapecoense berada di posisi kedua terbawah dari 20 tim, dengan 28 poin dan sisa 3 pertandingan.

Sementara mereka masih bisa mengejar Ceara yang berada di posisi 16, yang memegang posisi aman terakhir dengan raihan 37 poin, mereka masih akan finish di belakang tim tersebut karena tiebreak pertama kompetisi adalah pertandingan yang harus dimenangkan. Chapecoense telah memenangkan 6 pertandingan sementara Ceara telah memenangkan 10 pertandingan.

Chapecoense berhasil mencapai Serie A untuk pertama kalinya pada tahun 2014 dan berakhir di urutan 15 dan 14 dalam dua musim pertama.

“Saya ingin meminta maaf kepada para penggemar karena tidak mencapai tujuan kami untuk tetap berada di divisi itu,” kata pelatih Chapecoense Marquinhos Santos kepada wartawan. “Saya yakin Chapecoense akan kembali lebih kuat.

Advertisement

“Tim ini punya potensi besar dan selalu menunjukkan kerja keras dan juga ambisi besar, ada keyakinan disini.”

Sedangkan Douglas yang menjadi kapten tim berkata: “Ini momen yang sulit, sulit untuk menemukan kata-kata dalam situasi ini. Kami para pemain sangat menyesal meninggalkan Chapecoense dalam situasi ini, tetapi Chapecoense selalu menunjukkan kekompakan.

“Saya pikir inilah saatnya bagi seluruh komunitas untuk bersatu lagi, mengatur ulang semua hal, meninggalkan segalanya di jalur agar Chapecoense kembali ke Serie A, yang merupakan tempat klub dan terus membangun kisah indah ini.”

Meskipun kehilangan 19 pemain dan staf pada 28 November 2016, dalam kecelakaan pesawat dekat Medelllin (Kolombia), tim menghindari degradasi musim itu. Mereka mengangkat gelar kejuaraan negara bagian Santa Caterina pada Mei 2017, gelar pertama mereka sejak kecelakaan pesawat yang menewaskan 71 dari 77 orang di dalamnya.

Kecelakaan itu terjadi ketika skuad melakukan perjalanan untuk menghadapi tim asal Kolombia Atletico Nacional di final Copa Sudamericana.

Advertisement
Comments