Manchester United tidak selalu melakukan banyak bisnis di bulan Januari tetapi sesekali, mereka mampu mendatangkan beberapa sosok penting.

Perbedaan jumlah aktivitas antara bursa transfer musim panas dan bursa Januari berkaitan dengan banyak faktor. Tim tidak ingin kehilangan pemainnya di pertengahan musim dan biasanya tidak mengalah kecuali tentu saja mereka mendapat tawaran yang tidak bisa mereka tolak.

Terkadang membawa bala bantuan di tengah musim dapat membantu membalikkan keberuntungan tim dan kita tidak asing dengan transformasi semacam itu. Setan Merah memiliki peruntungan yang kontras dalam hal aktivitas mereka di jendela transfer Januari baru-baru ini.

Untuk itu, mari kita lihat tiga rekrutan terbaik di bursa transfer Januari dalam sejarah Manchester United.

3.Bruno Fernandes

Bruno Fernandes tidak masuk dalam daftar ini untuk perolehan trofi di Manchester United karena masih banyak waktu untuk itu. Playmaker asal Portugal itu masuk dalam daftar untuk dampak yang dimilikinya di klub pada level individu sejak bergabung pada Januari 2020.

Tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer terengah-engah sepanjang musim 2020-21 dan tampak ditakdirkan untuk finish di luar empat besar. Masuknya Bruno Fernandes ke Manchester United pada Januari mengubah semua itu. Fernandes adalah salah satu gelandang paling produktif di dunia dalam hal kontribusi gol.

Dia memiliki pengaruh yang menggembirakan pada klub dan telah terbukti menjadi faktor X yang sudah lama tidak dimiliki klub. Fernandes telah mencetak 11 gol dan membuat 7 assist dari 19 penampilan di Premier League musim ini dan merupakan alasan utama mengapa Manchester United bersaing untuk perebutan gelar juara.

Bruno Fernandes juga menjadi orang utama di balik kebangkitan Manchester United musim lalu. Dia memimpin dari depan saat mereka berhasil mencapai empat besar pada hari terakhir musim 2019-20. Dari 14 penampilannya sejak bergabung pada Januari 2020, Bruno Ferandes mencetak 8 gol dan 7 assist.

Advertisement

2.Andy Cole

Andy Cole adalah salah satu penyerang terbaik di era Premier League dan dia juga merupakan rekrutan Januari. Dia juga membuat dampak instan di klub dengan mencetak 12 gol dari 17 start setelah bergabung dari Newcastle United pada musim 1994-95.

Dia kemudian mengalami penurunan produktivitas di musim keduanya dan hampir dilepas setelah dirusak dengan cedera di musim ketiganya. Namun, Andy Cole kembali ke performa terbaiknya dalam mencetak gol di musim 1997/98 dan menjadi salah satu penyerang terbaik di negeri itu, mencetak lebih dari 20 gol per musim untuk tiga musim berikutnya.

Sepanjang jalan, ia meraih treble winners 1998/99 bersama Manchester United dan merupakan salah satu pemain terbaik di skuat. Dia juga membuat salah satu kemitraan terbaik Premier League dengan Dwight Yorke.

Andy Cole telah memenangkan lima gelar Premier League, dua Piala FA, dan gelar Liga Champions di Manchester United.

1.Nemanja Vidic

Mungkin bek paling mengintimidasi di Premier LEague, Nemanja Vidic duduk di atas daftar ini karena menjadi pesepakbola handal sejak bergabung dengan tim asuhan Sir Alex Ferguson pada Januari 2005-06.

Bersama Rio Ferdinand, pemain Serbia itu membentuk kemitraan bek tengah terbaik dalam sejarah Premier League.

Sementara orang-orang seperti Wayne Rooney, Cristiano Ronaldo, Dimitar Berbatov dan Carlos Tevez melakukan tugas dalam serangan, Ferdinand dan Vidic menjadi benteng kokoh dan menangani semua yang datang ke arah mereka.

Vidic tidak pernah menghindar dari duel fisik dan akan melakukan tembakan tanpa ragu-ragu. Hampir tidak mungkin untuk mendapatkan yang lebih baik dari Vidic dalam duel udara dan dia bisa meredam ganasnya para penyerang di Premier League.

Vidic telah memenangkan lima gelar Premier League, satu Liga Champions, tiga Pila EFL, dan satu Piala Dunia Antarklub FIFA selama waktunya di Manchester United.

Advertisement
Comments