Jendela transfer Januari musim ini telah ditutup, dan banyak raksasa Premier League memiliki waktu tenang, termasuk bagi Manchester City.

Terkenal sebagai sering belanja besar, Manchester City tak selalu mendalami bursa transfer Januari lalu. Namun selama bertahun-tahun, mereka mampu mengamankan beberapa transfer transfer besar di jendela transfer normal.

Dengan mengingat hal itu, tanpa urutan tertentu, berikut adalah tiga rekrutan terbaik di bursa transfer Januari dalam sejarah Manchester City:

3.Nigel de Jong (Hamburg ke Manchester City, 2009)

Bersama dengan Craig Bellamy, Shay Given, dan Wayne Bridge, gelandang asal Belanda Nigel de Jong dikontrak oleh Manchester City pada bulan Januari 2009. Dengan biaya sekitar 18 juta pundsterling dari klub Jerman Hamburg, de Jong langsung menambahkan kualitas ke lini tengah City.

Pemain internasional Belanda itu membuat 16 penampilan di paruh musim pertamanya bersama klub. Dan tidak seperti pemain lain yang bergabung dengan City pada saat yang sama, de Jong tetap menjadi andalan tim utama ketika Mark Hughes digantikan oleh Roberto Mancini.

Musim 2009-10, de Jong membuat 34 penampilan di Premier League, praktis bertindak sebagai yang selalu hadir karena City nyaris gagal lolos ke Liga Champions untuk pertama kalinya.

Sementara itu, 2010-11 melihat pemain Belanda tersebut memainkan 41 pertandingan lagi untuk The Citizens saat mereka memenangkan Piala FA, yang menjadi trofi besar pertama mereka dalam 35 tahun.

Dan tentu saja, satu musim kemudian, mereka mengikutinya dengan memenangkan gelar Premier League 2011-12, dengan de Jong lagi-lagi menjadi bagian penting tim, meskipun cedera membatasi dia hanya untuk 21 penampilan.

Musim panas 2012 melihat pemain Belanda itu pindah ke AC Milan.

2.Craig Bellamy (West Ham United ke Manchester City, 2009)

Ketika Abu Dhabi Group mengambil alih Manchester City pada musim panas 2008, mereka sempat memecahkan rekor transfer Inggris dengan mengontrak Robinho seharga 32,5 juta pundsterling. Namun, mereka menunggu hingga jendela Januari 2009 untuk melakukan sebagian besar bisnis mereka, merekrut empat pemain.

Salah satu dari empat pemain itu adalah Craig Bellamy, yang memiliki reputasi sebagai penyerang berbahaya dan juga salah satu kepribadian sepakbola yang lebih vokal.

Advertisement

Dimasukkan ke tim utama segera oleh Mark Hughes, Bellamy membuat tanda pada debutnya di City, mencetak gol kemenangan melawan Newcastle United, dalam kemenangan 2-1.

Paruh musim pertamanya di sisi Etihad membuatnya mencetak empat gol dalam 11 pertandingan. Dan meskipun kedatangan sejumlah penyerang di musim panas 2009, Bellamy tetap menjadi pemain reguler di City memasuki musim 2009-10.

Musim itu membuatnya mencetak 10 gol Premier League dalam 32 penampilan, termasuk dua gol spektakuler saat City kalah 4-3 dari Manchester United.

Sayangnya, pemain Wales itu tersingkir karena dia bentrok dengan manajer baru Manchester City Roberto Mancini. Musim panas 2010, dia pindah ke Cardiff City, tetapi meskipun dia hanya sebentar di Manchester City, dia benar-benar memberi pengaruh.

1.Edin Dzeko (Wolfsburg ke Manchester City, 2011)

Bisa dibilang salah satu rekrutan Januari terbesar dalam sejarah Premier League, Edin Dzeko sudah dianggap sebagai properti panas di sepakbola Eropa ketika dia pindah ke Manchester City pada Januari 2011.

Pemain Bosnia itu telah mencetak gol untuk Wolfsburg di Bundesliga dan telah mencatatkan 85 gol dalam 142 penampilan pada saat City menebus angka 27 juta pundsterling untuk membawanya ke Etihad.

Paruh pertama Dzeko di City membuatnya mencetak enam gol dalam 21 penampilan. Dan dia terus mencetak gol hingga musim 2011-12, meski memulai banyak pertandingan di bangku cadangan.

Namun, momen paling berkesan dari pemain Bosnia itu jelas datang pada hari terakhir musim 2011-12.

Dengan City membutuhkan dua gol untuk mengalahkan QPR dan memenangkan gelar Premier League untuk pertama kalinya, Dzeko mencetak gol sundulan pada menit ke-91 untuk memberikan harapan bagi timnya. Beberapa menit kemudian, Sergio Aguero mencetak gol kemenangannya, yang berarti Dzeko menjadi juara Premier LEague di musim penuh pertamanya di Etihad.

Pemain Bosnia itu tetap di klub selama tiga musim berikutnya, menjadikan jumlah total golnya untuk The Citizens menjadi 72 dalam 189 pertandingan. Musim 2013-14 membuatnya memenangkan gelar Premier League kedua, sementara dia juga mendapatkan Piala FA dan Piala EFL selama waktunya di klub.

Advertisement
Comments