Piala Dunia 2026 akan diselenggarakan oleh Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko setelah tawaran bersama mereka mengalahkan penawaran dari Maroko.

FIFA membuat pengumuman pada hari Rabu malam bahwa tawaran tiga negara memenangkan 134 suara, memberi mereka hak untuk menyelenggarakan turnamen terbesar dalam sepakbola dunia.

Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko dianggap favorit selama proses penawaran, meskipun beberapa pihak mengatakan bahwa politik kontroversial presiden Amerika Donald Trump dapat memberi keuntungan bagi Maroko.

Negara bagian benua Afrika itu juga menerima dukungan dari wilayah yang dikuasai AS Guam, Puerto Riko, Samoa Amerika dan Kepulauan Virgin AS yang tidak melakukan pemungutan suara karena adanya konflik kepentingan.

Spanyol juga tidak memilih karena Luis Rubiales (presiden RFEF) tidak hadir di Kongres FIFA di Moscow untuk menyampaikan berita bahwa Julen Lopetegui dipecat sebagai pelatih hanya dua hari sebelum pertandingan pembuka melawan Portugal.

Tawaran yang menang dilihat sebagai opsi yang lebih aman mengingat standar fasilitas dan jumlah stadion yang tersedia, sementara laporan evaluasi FIFA telah menyebut tawaran Maroko “berisiko tinggi”.

Selain itu, perbandingan antara tawaran dari pihak Amerika Utara tampak lebih realistis karena sudah memiliki fasilitas yang dibutuhkan dan juga ada keamanan yang lebih terjamin.

Salah satu yang menjadi pertimbangan FIFA terkait gagalnya tawaran dari Maroko adalah jumlah stadion yang memenuhi standar, dimana hanya ada 2 stadion yang dianggap berstandar internasional dari 9 perencanaan stadion baru yang belum dibangun.

Selain itu, bidang transportasi dan dukungan pemerintah untuk penyediaan fasilitas lainnya terhadap ofisial peserta, pertandingan dan para pendukung yang hadir menjadi pertimbangan penting untuk dipersiapkan.

Dengan terpilihnya AS, Kanada dan Meksiko, maka Maroko memiliki kegagalan dalam lima upaya untuk penawaran Piala Dunia sejak 1994.

“Menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026 adalah momen langka dan penting untuk menunjukkan bahwa kita semua bersatu melalui olahraga,” kata Presiden Sepakbola AS Carlos Cordeiro dalam rilis setelah hasil diumumkan.

“Kami merasa rendah hati dengan kepercayaan rekan-rekan kami di keluarga FIFA setelah mengajukan tawaran kami, diperkuat oleh persatuan antara tiga negara dan wilayah CONCACAF dan bersemangat dengan peluang yang kami miliki untuk menempatkan sepakbola di jalur baru dan berkelanjutan untuk generasi yang akan datang.”

Comments