Zinedine Zidane membuat para penggemar Real Madrid, pemain dan bahkan sang presiden tercengang ketika mengumumkan pengunduran diri sebagai pelatih secara mendadak.

Mantan bintang Prancis itu telah memenangkan 9 trofi dalam waktu kurang dari tiga musim, termasuk tiga Liga Champions beruntun yang belum pernah terjadi sebelumnya, yang terakhir diamankan melawan Liverpool di Kiev akhir pekan lalu.

Florentino Perez pun mengatakan pada hari Kamis bahwa dia lebih suka Zidane berada di klub “selamanya” dan menyatakan harapannya pada pria 45 tahun itu untuk kembali ke klub di masa depan.

Namun sekarang ini, Perez memiliki tugas besar untuk mencari pelatih pengganti. Berikut adalah tiga nama besar yang bisa mengambil alih kepemimpinan di Santiago Bernabeu.

 

Antonio Conte

Tampaknya hanya masalah waktu sampai Conte meninggalkan Chelsea. Bahkan hal itu berhembus sejak awal musim 2017-18 ketika timnya kalah melawan Burnley.

Dengan banyaknya rumor yang mengatakan bahwa manajer asal Italia itu akan pergi, setidaknya dia bisa pergi dengan kebanggaan setelah memenangkan Premier League dan Piala FA dalam dua musim, selain itu, pemecatannya bisa menguntungkan pihak Madrid.

Rekor tiga gelar Serie A berturut-turut di Juventus bisa menjadikannya pilihan yang tepat bagi Madrid, mengingat keinginan mereka untuk merebut mahkota La Liga dari Barcelona, ditambah lagi dia memiliki keahlian untuk mengatur ruang ganti yang dipenuhi ego pemain bintang.

Masalahnya mungkin di Eropa. Conte tidak pernah melatih tim lebih jauh dari perempat final Liga Champions dan dengan kebanggaan di sekitar Santiago Bernabeu ketika memenangkan kompetisi tiga tahun beruntun, jelas ini adalah tugas yang sangat berat.

Advertisement

 

Mauricio Pochettino

Pochettino telah lama dikaitkan dengan pekerjaan di Madrid dan peluangnya untuk mengambil alih kepelatihan cukup kuat awal tahun ini, ketika pembicaraan mulai muncul bahwa karirnya bersama Tottenham tidak bisa ditentukan.

Dia telah menandatangani kontrak baru untuk durasi lima tahun dengan klub dan tampaknya akan memimpin mereka memasuki musim pertama di stadion baru, meskipun gagasan tentang tawaran Madrid bisa mengubah pikirannya.

Perez sendiri bisa diganjal dengan paket kompensasi yang tinggi jika ingin mendatangkan Pochettino, tetapi tidak ada keraguan tentang potensi tersebut. Dia telah mengubah Spurs menjadi tim yang agresif dan menyerang yang secara konsisten, bahkan membuat klub itu jadi pesaing di level Eropa.

 

Arsene Wenger

Sedang tanpa klub, Arsene Wenger sempat mengklaim penolakan terhadap Real Madrid lebih dari satu kesempatan di masa lalu karena komitmennya kepada Arsenal.

Dengan periode 22 tahun di London berakhir, pria 68 tahun itu mengaku bersemangat untuk mendapat tantangan baru dan mengatakan pada beIN SPORTS minggu ini: “Ini menarik karena saya bisa menguji diri. Itulah yang saya inginkan dalam hidup saya. Saya adalah pesaing yang ingin diuji. ”

Tidak diragukan lagi tidak ada ujian yang lebih besar di klub sepakbola selain melatih Madrid. Wenger akan diharapkan bisa memberikan sesuatu di Eropa dan juga memenangkan gelar liga pertamanya sejak 2004.

Perlu diketahui juga bahwa Wenger selalu dihormati oleh para pemain di ruang ganti, dan sepakbolanya memiliki gaya permainan atraktif yang menjadi filosofi sejak lama.

Advertisement
Comments