Banyak anggapan mengenai Liverpool yang hanya berfokus pada penyerangan tanpa memperhatikan pertahanan. Hal ini dibantah oleh Juergen Kloop, bahwa Liverpool juga memikirkan pertahanan. Sebab gaya bermainnya juga diawali dari ini belakang.

Jangan ditanya soal bagaimana cara menyerang, Liverpool menjadi salah satu tim produktif kedua bersama MU dengan torehan 40 gol. Hasil ini hanya terpaut beberapa gol dari pemuncak klasemen sementara yaitu Manchester City dengan meraih 60 gol di Premier League.

Tak hanya pada Liga Inggris, Liverpool juga tajam pada Liga Champions dengan mencetak 23 gol hingga menjadikan mereka tim Liga Inggris yang paling banyak golnya di fase Grup dan hanya kalah dari PSG.

Para pemainnya juga bertengger menjadi top skor pada Liga Inggris dan Liga Champions. Muhammed Salah berhasil melesatkan golnya musim ini dengan berhasil mencetak 15 gol di Liga Ingris. Sementara pada Liga Champions, ada Firmino dengan torehan 6 golnya. Hasil ini membuktikan jika Liverpool tajam dalam lini depan.

Tapi jika bicara mengenai pertahanan, Liverpool seperti belum menemukan formula terbaik untuk mengatasi kelemahan lini belakangnya. Hal ini bisa dibuktikan dengan hasil imbang melawan Arsenal 3-3 dan harusnya mereka bisa mempertahankan kemenangan.

Dengan kebobolan 23 gol, membuat Liverpool menjadi salah satu tim Premier League yang kebobolan banyak gol. Hal ini tentu menjadi pekerjaan rumah bagi arsitek The Reds apabila menginginkan hasil maksimal disisa pertandingan.

Comments