Thiago Alcantara telah mengakui masa depannya di Bayern Munich dalam ketidakpastian, meskipun dia menegaskan fokus pada Piala Dunia untuk saat ini.

Gelandang berusia 27 tahun itu menandatangani kontrak baru untuk durasi empat tahun pada April tahun lalu, tetapi dikaitkan dengan kemungkinan kembali ke Barcelona dalam beberapa pekan terakhir.

Thiago membuat 32 penampilan di semua kompetisi untuk Bayern musim ini tetapi tidak bermain 90 menit penuh dalam dua pertandingan terbesar mereka. Dia datang dari bangku cadangan di babak pertama leg pertama semifinal Liga Champions melawan Real Madrid, sementara dia marah ketika digantikan dalam kekalahan di final DFB-Pokal melawan Eintracht Frankfurt.

Lothar Matthaus pun sempat mengecam penampilan si pemain dalam pertandingan penting setelah kekalahan 3-1 di Berlin dan mengatakan klub harus mempertimbangkan penjualannya di jendela transfer musim panas ini.

Namun Thiago mengabaikan segala spekulasi saat dia mempersiapkan diri untuk kampanye Piala Dunia bersama Spanyol, tetapi mengakui masa depannya di Allianz Arena jauh dari kata aman.

Ketika ditekan apakah ia akan tetap di sana, ia mengatakan kepada Mundo Deportivo: “Mari kita lihat. Sudah saya katakan bahwa saya telah memperbarui (kontrak) dengan Bayern tahun lalu, tetapi itu sangat rumit. Sepakbola adalah sesuatu yang sangat sulit.

“Saya sangat menikmati momen itu. Anda tidak perlu fokus pada masa depan karena sekarang saya sedang memikirkan Piala Dunia, saya hidup di masa sekarang dan jika ada saatnya Anda memikirkan tentang itu, saya langsung fokus ke Piala Dunia.

“Tujuannya jelas, saya harus bisa menunjukkan bahwa saya bisa menjadi pemain yang diandalkan untuk Spanyol, membuat diri saya konsisten dan hal lainnya mengikuti.”

Thiago bergabung dengan Bayern dari Barcelona pada 2013 dan telah memenangkan lima gelar Bundesliga berturut-turut, serta DFB-Pokal, DFL Supercup dan Piala Dunia Antar Klub.

Dia juga telah dikaitkan dengan kepindahan ke Manchester City untuk bersatu kembali dengan Pep Guardiola, yang melatihnya di Barca sebelum membawanya ke Jerman.

Sempat ditanya tentang kemungkinan bekerjasama dengan Guardiola, dia menambahkan: “Dia pelatih hebat dan tahu karakter saya.

“Dia adalah sosok yang membantu saya naik ke tim utama Barca, kemudian memberikan jaminan untuk saya di Jerman. Ke Inggris? Saya tidak bisa menyatakan apapun.”

Comments