Persija Jakarta sukses meraih 2 kemenangan beruntun. Raihan positif ini membawa Persija menjauh dari zona degradasi. Namun, kubu Persija Jakarta diperingatkan untuk tidak boleh berleha-leha karena belum aman dari ancaman masuk zona degradasi.

Akhir pekan ini, Persija Jakarta akan melakoni laga tidak mudah. Pada lanjutan Liga 1 2019 pekan ke-28, Persija Jakarta akan menantang Arema FC. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang pada 23 November 2019.

Asisten pelatih Persija Jakarta, Sudirman, mengakui meningkatkan motivasi pemain cukup sulit paska meraih 2 kemenangan beruntun. Namun, raihan kemenangan tadi menjadi modal baik sebelum menantang Arema FC.

“Pastinya meningkatkan motivasi apalagi dua laga kemarin berat menurut saya. Tapi pemain bisa lewati itu dengan kemenangan. Itu sekali lagi sangat bagus untuk menghadapi Malang,” ujar Sudirman, dikutip dari laman resmi Persija Jakarta.

Terkait posisi di klasemen, Sudirman menegaskan Persija Jakarta masih belum aman dari ancaman masuk zona degradasi. Karena hal tadi, Sudirman meminta pemain meraih kemenangan pada laga sisa ini. Kemenangan dalam laga melawan Arema FC sangat penting. Terlebih lagi, Persija pada pekan selanjutnya akan menantang tim yang sedang naik daun, Persipura Jayapura.

Advertisement

“Sekali lagi ini penting bagi kami mengingat poin sekarang belum bisa membuat kami berleha-leha. Jadi harus berusaha menangkan setiap laga. Menang di Malang mental akan lebih termotivasi. Apalagi setelah itu lawan Persipura di kandang. Jadi modal penting untuk raih hasil maksimal,” tambah Sudirman.

Mengomentari kekuatan dari tim lawan, Arema FC, Sudirman memuji sebagai klub yang bagus, baik dalam kualitas individu pemain maupun tim. Sudirman pun mengakui dukungan dari Aremania dapat membakar semangat pemain.

“Saya melihat Arema tim baik. Tim bagus punya kualitas individu dan tim. Waspadai mereka main kandang. Apalagi Aremania supporter yang bisa bakar semangat pemain-pemain Arema. Kami harus waspada. Mereka tim bagus,” pungkas Sudirman.

Advertisement
Comments