Pemain bertahan andalan Levante, Tono Garcia, disebut tengah menghadapi hukuman penjara karena diduga terlibat dalam tujuh tindakan kriminal, termasuk pemerasan dan pengancaman.

Magister Pemeriksa pengadilan ketiga daerah Teruel belum lama mengeluarkan keputusan bahwa Tono beserta enam rekannya harus menghadapi hukuman penjara, dan klub yang menaungi sang pemain, Levante, juga membuat pernyataan resmi yang menggarisbawahi keterkejutan mereka terhadap keputusan hakim tersebut.

“Sehubungan dengan informasi tentang penahanan pemain tim utama kami, Antonio ‘Tono’ Garcia Aranda, mengingat bahwa proses yudisial ditujukan pada perangkuman yang sifatnya rahasia, kami, Levante UD, tanpa praduga tentang seberapa lama di masa depan ia akan setuju (tentang masa hukumannya), menyatakan dukungan pada sang pemain serta keluarganya” demikian tulis pernyataan ofisial Levante.

“Kami tidak mengetahui situasi yang membuat para magister pemeriksa untuk membuat keputusan tersebut, dan untuk kehormatan yang pantas diperoleh sang pesepakbola di saat-saat sulit serta praduga tak bersalah, untuk saat ini dan hingga tidak ada lagi berita terhadap kejadian yang menyebabkan penahanannya, dia (Tono) tidak akan membuat pernyataan publik tentang situasi ini” tegas klub tersebut kemudian.

Sebelum penahanan tersebut, Tono baru saja menandatangani kontrak baru dengan Levante yang akan mengikatnya hingga tahun 2023 mendatang. Palang pintu berusia 29 tahun itu pun sempat menyatakan kegembiraannya bisa memperpanjang masa bakti di klub yang telah membesarkan namanya tersebut. Sejak didatangkan dari Recreativo Huelva tahun 2014 silam, Tono telah tampil di 111 penampilan dan mencetak satu gol.

Comments