Perhelatan Liga Indonesia resmi digelar pada bulan Oktober 2020 mendatang. Surat keputusan sudah diteken oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. Sebelum kompetisi digelar kembali, Mochamad Iriawan  mengajak semua komponen sepakbola di Indonesia ( klub, pemain dan pelatih) untuk berembuk soal format kompetisi dan regulasi kompetisi.

Surat kelanjutan Liga Indonesia ini dituangkan dalam bentuk Surat Keputusan Bernomor SKEP/53/VI/2020 tentang Kelanjutan Kompetisi Dalam Keadaan Luar Biasa Tahun 2020. Surat ini sekaligus mencabut SKEP/48/III/2020 tentang penghentian kompetisi sepak bola di Indonesia terkait penyebaran Covid-19 di Indonesia dalam keadaan kahar atau force majeure pada tanggal 27 Maret 2020 lalu.

Setelah surat diteken, Mochamad Iriawan mengajak semua komponen sepakbola Indonesia berembuk. Komponen tadi diantaranya adalah klub, APSSI, APPI. Melalui diskusi ini, Mochamad Iriawan ingin mengajak komponen tadi berembuk soal format kompetisi dan regulasi kompetisi.

“Terkait pertanyaan bagaimana regulasi kompetisi saat pandemi covid-19, maka dari itu PSSI mengajak klub, APSSI, APPI berdiskusi buat menentukan format kompetisi dan regulasi kompetisi,” ujar Mochamad Iriawan, dikutip dari laman resmi PSSI.

Mochamad Iriawan pun menegaskan semua komponen sepakbola di Indonesia harus bisa berdampingan dengan Covid-19. Mochamad Iriawan pun ingin roda ekonomi kembali bergerak melalui sepakbola.

“Apalagi pemerintah menyarankan kita hidup berdampingan dengan Covid-19 dan produktif dalam kegiatan ekonomi diiringi protokol kesehatan ketat,” lanjut Mochamad Iriawan.

Soal waktu kompetisi, Mochamad Iriawan memastikan Liga 1, Liga 2 dan Liga 3 akan kembali bergulir pada bulan Oktober 2020 mendatang.

“Kompetisi Liga 1,  Liga 2, dan Liga 3  akan dimulai pada Oktober 2020 dengan memperhatikan ketentuan protokol kesehatan Covid-19 yang ditetapkan oleh pemerintah,” tambah Mochamad Iriawan.

Comments