Persik Kediri kian intensip menghadapi persaingan ketat dalam ajang Liga 1 2020 mendatang. Menghadapi persaingan ketat dalam ajang Liga 1 2020 mendatang, Persik Kediri secara resmi akan kembali menggunkan Stadion Brawijaya sebagai kandang tim berjuluk “Macan Putih” ini.

Persik Kediri punya kenangan indah ketika memakai Stadion Brawijaya. Pada tahun 2003 dan 2006 lalu, Persik Kediri sukses meraih gelar juara Liga Indonesia. Kedua gelar tadi di dapat saat Persik Kediri memakai Stadion Brawijaya sebagai kandang mereka.

Menatap Liga 1 2020, Manajemen Persik Kediri bergerak cepat untuk dapat kembali memakai Stadion Brawijaya. Usai berkomunikasi intens dengan Pemerintah Kota Kediri ( Pemkot Kediri), Persik Kediri secara resmi akan kembali menggunakan Stadion Brawijaya sebagai kandang di musim baru nanti. Manajemen Persik Kediri sudah melakukan kerja sama dengan Pemkot Kediri untuk menyewa Stadion Brawijaya hingga Februari 2021 mendatang.

Advertisement

“Mulai hari ini Persik secara resmi sudah menyewa lapangan ini sampai durasi 20 Februari 2021. Plus satu ruko di area depan untuk Persik Store,” ujar Arief Priyono, dikutip dari laman resmi Liga Indonesia.

Kini Manajemen Persik Kediri sedang melakukan perbaikan di beberapa bagian di Stadion Brawijaya. Manajemen Persik Kediri punya waktu sepekan untuk memperbaiki Stadion Brawijaya sebelum Liga 1 2020 bergulir.

“Yang perbaikan untuk stadion ini yang sudah jelas lampu, bench pemain dan gawang. Kalau lapangan saya pikir Pemkot sudah membantu semaksimal mungkin sudah bagus untuk kondisi rumput lapangan,” tambah Arief Priyono.

Stadion berkapasitas 15000 orang tersebut rencananya digunakan dengan sistem sewa untuk kegiatan Persik meliputi latihan dan juga venue pertandingan.  Persik Kediri juga mendaftarkan Stadion Gelor Delta Sidoarjo ke PT Liga Indonesia Baru (LIB) namun sebagai stadion kedua atau cadangan.

Advertisement
Comments