Pengunduran Edy Rahmayadi sebagai Ketua Umum PSSI pada Kongres tahunan PSSI awal Januari 2019 lalu, membuat beberapa pihak mengusulkan Kongres Luar Biasa PSSI (KLB PSSI). Salah satu pemiliki suara di PSSI, Persija Jakarta, memberikan tanggapan atas KLB PSSI.

Ketua Dewan Pembina Persija Jakarta, Komjen Pol (Purn) Syafruddin, tidak sepakat atas usulan KLB PSSI untuk mencari pengganti Edy Rahmayadi. Pria yang kini juga menjabat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) menilai kondisi PSSI jauh lebih baik setelah sempat mengalami ban dari FIFA pada tahun 2015 dan 2016. Komjen Pol (Purn) Syafruddin menilai selama 2 tahun terakhir terjadi peningkatan di PSSI.

“Sepak bola Indonesia pernah terpuruk, pada 2017 dan 2018 mulai bangkit sedikit demi sedikit karena ditangani pikiran dan hati bersih,” ujar Komjen Pol (Purn) Syafruddin.

Kepemimpinan Komjen Pol (Purn) Syafruddin dalam dunia sepakbola Indonesia berjalan cukup baik. Selain menjadi pembina Ketua Dewan Pembina Persija Jakarta, Komjen Pol (Purn) Syafruddin juga pernah menjadi pengurus di Bhayangkara FC. Selama 2 tahun menjadi pembina dan pengurus di Persija Jakarta dan Bhayangkara FC sukses menjadi juara pada Liga 1 tahun 2017 dan Liga 1 tahun 2018.

“Saya sudah dua tahun ini berkecimpung di sepak bola walaupun sebagai pembina Bhayangkara FC (2007) dan Persija (2018). Namun dua tim tersebut berhasil menjadi juara,” tambah Komjen Pol (Purn) Syafruddin.

Menurut Ketua Dewan Pembina Persija ini, pengurus PSSI saat ini memiliki niat yang baik dalam memajukan sepakbola. Selain itu, Komjen Pol (Purn) Syafruddin menilai pengurus PSSI memiliki sifat-sifat profesional dalam mengelola PSSI.

“Saya percaya, pengurus PSSI itu orang baik semua, sama-sama memiliki niatan baik untuk majukan sepak bola Indonesia. Mereka semua memiliki sifat-sifat profesional, ke depan semua harus bersatu jangan seperti di masa lalu. Semua harus bersama -sama memperbaiki kondisi sepakbola di Tanah Air ,” lanjut Komjen Pol (Purn) Syafruddin.

Terakhir, Komjen Pol (Purn) Syafruddin meminta para pengurus sepakbola, khususnya PSSI untuk benar-benar mengelola dengan baik. Terlebih lagi, sepakbola merupakan olahraga yang disukai oleh sebagian rakyat Indonesia.

“Saya meminta kepada pengurus sepakbola betul-betul mengelola dengan baik. Jangan sampai membuat kecewa karena dua pertiga penduduk Indonesia sangat antusias dengan sepakbola,” tutup Komjen Pol (Purn) Syafruddin .

Comments