Gennaro Gattuso

Gennaro Gattuso mengungkapkan apa yang dia ubah pada babak pertama saat Milan mengalahkan AS Roma dengan skor 2-0 di Olimpico Stadium, “Kami terlalu mudah ditebak.”

Klub berjuluk Rossoneri kini tak terkalahkan dalam 12 pertandingan kompetitif dan telah menutup celah dengan posisi keempat yang ditempati Inter Milan dengan selisih 7 poin.

Apa yang dikatakan Gattuso pada jeda istirahat tampaknya mengubah cara bermain timnya, dengan penampilan yang lebih agresif yang akhirnya memecah kebuntuan dari kaki Patrick Cutrone dan Davide Calabria.

“Saya suka hubungan dengan pemain muda. Ini adalah pertandingan yang sangat sulit, kami menderita di babak pertama dan mencoba memainkan sepakbola yang berbeda di babak kedua, dengan mencari jalur yang berbeda.

“Saya pikir Roma adalah tim yang bagus dan kami harus berjuang keras untuk hal ini (kemenangan),” kata Gattuso pada Mediaset Premium (26/2/2018). “Memang benar tim bisa melakukan jauh lebih baik musim ini, termasuk di awal kepelatihan saya, tapi perlu diingat kami menjatuhkan poin melawan Benevento.

“Saya tidak berpikir kualitas tim ini berbeda, tapi apa yang dihasilkan berkat kerjasama dan kesadaran para pemain, termasuk tekad untuk menang.”

Advertisement

Gattuso juga menjelaskan apa yang berubah setelah jeda istirahat pertandingan.

“Kami memainkan terlalu banyak bola dari garis yang bisa diprediksi di babak pertama dan saya tidak menyukainya. Saya lebih suka mengembangkan sisi sayap dan membawa serangan dukungan dari tengah. Franck Kessie memberikan kontribusi pada gol Calabria, saat ia masuk ke sana dan membantu menciptakan ruang.

“Kami ingin seorang pemain masuk ke dalam kotak penalti dengan gerakan berbeda, baik dengan atau tanpa bola. Tapi saya ingin memuji secara khusus untuk pertahanan yang sangat kompak tadi malam.”

Milan akan tetap di kota Roma karena akan menjalani pertandingan leg kedua semifinal Coppa Italia melawan Lazio tengah pekan ini, setelah bermain imbang 0-0 di San Siro bulan lalu.

“Kami memiliki pertandingan yang sangat penting di tengah pekan dan itu adalah salah satu target tim, mencapai final Coppa Italia. Setelah itu kami bisa memikirkan Inter, Arsenal dan lainnya.”

Advertisement
Comments