Manajer anyar AS Monaco, Thierry Henry, kabarnya telah berada di ambang pemecatan. Mantan legenda Arsenal tersebut gagal mengangkat prestasi klub yang saat ini masih berkutat di zona degradasi.

Henry diangkat menjadi pelatih kepala pada tanggal 18 Oktober silam setelah Monaco mencopot Leonardo Jardim dari jabatannya. Namun di bawah asuhan Henry, mereka hanya mampu memenangkan dua dari 12 laga Ligue 1 dan kekalahan telak 5-1 atas Strasbourg pekan silam membuat klub tersebut kini terjerembab di peringkat 19 klasemen dan berjarak tiga poin dari zona aman.

Dalam sebuah pernyataan resmi, Monaco mengumumkan telah membekukan Henry dari jabatannya dan digantikan sementara oleh asistennya, Franck Passi. Namun reporter kenamaan BBC, David Ornstein menyebut bahwa ‘pembekuan’ itu hanya merupakan formalitas semata dan Henry nyatanya telah dipecat sebagai pelatih kepala.

“Suspensi Thierry Henry sebagai pelatih Monaco hingga keputusan final hanyalah prosedural semata – ia telah diberhentikan dan meninggalkan klub” tutur Ornstein lewat akun twitter pribadinya.

Di bawah kendali Henry, performa Monaco memang bisa dikatakan buruk. Mereka gagal meraih kemenangan di enam pertandingan perdana eks-striker Prancis, termasuk menelan kekalahan 4-0 atas Club Brugge di kancah Liga Champion. Sepasang kemenangan versus Caen dan Amiens sempat meniupkan harapan, namun setelahnya, Monaco tak pernah lagi meraih poin penuh.

Menukiknya performa Monaco sesungguhnya cukup mengejutkan; pasalnya baru dua tahun silam mereka mengecap nikmatnya gelar juara Liga Prancis di bawah besutan Jardim, namun peruntungan mereka seketika berubah seiring eksodusnya sejumlah punggawa inti; diantaranya Bernardo Silva, Benjamin Mendy, Tiemoue Bakayoko, Thomas Lemar, Fabinho dan Kylian Mbappe.

Comments