Bintang muda Real Madrid, Isco, diprediksi akan segera menuju pintu keluar klub tersebut setelah tidak diturunkan pada laga kontra AS Roma oleh pelatih Santiago Solari.

Sejak Solari naik menggantikan Julen Lopetegui, Isco memang tidak pernah lagi bermain penuh di tim utama. Hal tersebut pun membuatnya kembali dihubungkan dengan sejumlah klub top di seantero Eropa, termasuk empat tim papan atas Inggris; Manchester City, Arsenal, Chelsea dan Tottenham.

Menurut harian Mundo Deportivo, keempat klub di atas langsung mengirimkan perwakilan mereka guna menjajaki kemungkinan menggaet Isco. Jika sebelumnya kerap gagal karena pemain bersangkutan terus menjadi pilihan utama Los Blancos, kini situasinya tentu akan jauh berbeda.

Di lanjutan Liga Champion kontra Roma kemarin, Solari lebih memilih Federico Valverde dan Vinicius Junior untuk bermain sejak menit awal, dan hal tersebut semakin mensinyalir keretakan hubungan antara Isco dengan pelatih asal Argentina tersebut semakin memburuk sejak ia menjadi juru taktik tim inti Madrid.

Sejak didatangkan dari Malaga di tahun 2013 silam, Isco belum pernah didepak dari tim utama seperti saat ini. Playmaker berwajah tampan itu sampai diisukan merasa malu jika harus berkumpul bersama rekan setimnya di ruang ganti.

Menurut sejumlah sumber dalam, pangkal permasalahan antara Isco dan Solari bermula ketika sang pelatih meminta para pemain menghitung dengan lantang setiap kali mereka mengoper bola dalam suatu sesi simulasi. Isco menolak karena beranggapan latihan penguasaan bola (Possesion) itu sendiri sudah cukup menguras konsentrasi. Setelah kejadian tersebut, ia nyaris selalu berada di bangku cadangan. Sebuah laporan dari COPE lebih lanjut mengungkap bahwa Isco juga menolak jabat tangan Solari selepas laga kontra Eibar dimana Madrid secara mengejutkan takluk dengan skor 3-0. Isco dimasukkan Solari di menit-menit akhir kala Real sudah nyaris tak mungkin lagi mengejar ketinggalan.

Comments