Kegagalan Sriwijaya FC bertahan di Liga 1, membuat beberapa pilar penting klub berjuluk “Laskar Wong Kito” ini, hengkang ke klub lain. Salah dua pemain bintang yang memutuskan hengkang dari Sriwijaya FC adalah duo pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Beto dan Vizcarra.

Nama Beto dan Vizcarra menjadi nama sekian yang memutuskan pindah dari Sriwijaya FC. Faktor bermain Liga 2 di musim depan, di duga menjadi alasan kuat kepindahan 2 pemain yang sudah 2 musim membela Sriwijaya FC. Hal ini diakui oleh manajemen Sriwijaya FC.

“Beto dan Vizcarra ini sebenarnya masih dalam tahap perundingan karena mahal. Tapi sepertinya memang mereka ini pilih pergi karena gengsi main di Liga 2, tidak bisa kita paksakan juga,” kata Dirut PT SOM, Muddai Maddang di Palembang, Kamis (20/12/2018).

Beto yang memiliki nama lengkap Albeto Goncalves Da Costa, sudah 3 musim membela Sriwijaya FC. Tercatat, Beto sudahh membela Sriwijaya FC ketika berlaga di ajang ISC A, ajang kompetisi sepakbola yang digelar oleh pihak swasta ketika PSSI sedang di ban FIFA.

Pada 2 musim terakhir ketika membela Sriwijaya FC pada ajang Liga 1, Beto menjadi pilihan utama setiap pelatih Laskar Wong Kito. Pada Liga 1 tahun 2017, Beto sukses mengemas 22 gol. Sementara itu, di Liga 1 tahun 2018, Beto mengemas 11 gol.

Advertisement

Sementara itu, Vizcarra yang memiliki nama lengkap Esteban Gabriel
Vizcarra, baru satu musim membela Sriwijaya FC. Pemain ini didatangkan atas permintaan dari pelatih Sriwijaya FC sebelumnya, Rahmad Darmawan. Kemampuan mengatur permainan serta didukung kecepatan yang baik, membuat Vizcarra dinilai layak bermain Sriwijaya yang kala itu mengejar gelar juara Liga 1 tahun 2018.

Vizcarra relatif bermain baik selama membela Sriwijaya FC. Pada 32 laga di Liga 1 tahun 2018, Vizcarra sukses mengemas 11 gol. Hal ini relatif produktif untuk ukuran pemain yang bermain di posisi sebagai gelandang. Vizcarra juga tetap bermain secara profesional dikala krisis keuangan menerpa Sriwijaya FC pada pertengahan Liga 1 tahun 2018.

Meski kehilangan Beto dan Vizcarra, manajemen Sriwijaya FC tetap optimisi dapat mempertahankan sebagian besar pemain untuk Liga 2 tahun 2019 mendatang. Manajemen Sriwijaya FC tengah mempersiapkan kontrak batru untuk para pemain yang bertahan.

“Sekarang ini yang bertahan sekitar 60%. Yang masih mau bertahan ya nanti kami rapatkan lagi minggu ke-2 Januari untuk membahas kontrak mereka. Semua kita kumpulkan dan rapat bersama,” tutup Muddai Maddang.

Advertisement
Comments