Pemilik Chelsea, Roman Abramovich, dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk menjual salah satu klub terbaik di Eropa tersebut pada penawar tertinggi. Taipan asal Rusia tersebut kabarnya frustasi karena kesulitan memperpanjang Visa Inggrisnya dikarenakan kondisi politik yang tengah memanas.

Seperti dilaporkan harian bisnis Bloomberg Businessweek, Abramovich kerap mengalami kesulitan untuk mengajukan perpanjangan visa Inggrisnya dan kuatir ia mulai dibidik oleh sangsi dari Amerika Serikat juga. Visa bisnis kelas 1 Abramovich dicabut pada bulan Mei silam akibat hubungan bilateral yang merenggang antara Inggris dan Rusia setelah serangan gas syaraf di Salisbury beberapa waktu silam.

Hanya dalam waktu beberapa pekan, Abramovich kemudian sukses mendapatkan kewarganegaraan keduanya, Israel, yang membuatnya diijinkan tinggal di Inggris selama kurun waktu enam bulan, namun ia tidak bisa bekerja tanpa visa Inggris, yang saat ini akan sulit didapatkannya karena situasi politik yang memanas.

Akhirnya, karena kondisi yang tak kunjung membaik, sang jutawan pun mempertimbangkan untuk melego klub yang telah dimilikinya sejak tahun 2003 tersebut. Sayangnya, sejumlah pengamat menilai bahwa akan sulit bagi Chelsea untuk mencari pembeli potensial, pasalnya Abramovich mematok banderol minimal sebesar 3 juta Milyar dollar AS untuk menebus The Blues, dan ia pun dikabarkan baru menolak tawaran sebesar 2,3 milyar, yang notabene sudah memecahkan rekor termahal untuk sebuah klub sepakbola.

Alhasil, kini Abramovich pun masih harus tetap menangani Chelsea meski di tengah keadaan yang tak pasti. Bulan lalu, ia diketahui masih menyuntikkan dana segar bagi klub asal London tersebut sebesar 1,2 milyar dollar AS.

Mungkin ada yang berminat membantu pak Abramovich?

Comments