Kisruh laga final leg kedua antara PSM Makassar melawan Persija Jakarta masih menyisakan masalah. Penundaan laga final leg kedua ini membuat beberapa pihak heran. Terlebih lagi, pihak kepolisian sudah memberikan jaminan akan perhelatan laga final ini. Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, menjadi salah pihak yang heran atas penundaan laga final ini.

Pertandingan laga final leg kedua antara PSM Makassar melawan Persija Jakarta, membuat PSSI mendapatkan pertanyaan soal kejelasan laga ini. PSSI sendiri membuat keputusan kontroversial setelah menunda laga final ini. Keputusan ini diambil karena ada gangguan keamanan kepada kubu Persija Jakarta selama berada di Makassar. Persija Jakarta sendiri berstatus sebagai tim tamu pada leg kedua ini.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi memberikan tanggapan atas keputusan PSSI menunda laga final ini. Menurut Imam Nahrawi, seharusnya laga final ini tak perlu ditunda. Imam Nahrawi menilai sudah ada jaminan dari pihak kepolisian. Imam Nahrawi yakin pihak kepolisian sudah membuat antisipasi agar laga final ini berjalan lancar.

“Laga lanjutan leg kedua anatara PSM Makasar lawan Persija Jakarta, seharusnya tak perlu ditunda, sebab sudah ada antisipasi keamanan dari pihak Kepolisian,” ujar Imam Nahrawi di pendopo Wibawa Delta Sidoarjo, Selasa (30/7/2019).

Advertisement

Terkait masalah ancaman gesekan yang akan terjadi saat laga final nanti, hal itu lumrah terjadi dalam sepakbola. Menurut Menpora, yang terpenting pihak keamanan bisa menghentikan dan mengatasi ancaman gesekan ini. Imam Nahrawi pun menilai sudah ada jaminan dari pihak keamanan, sehingga laga tak perlu ditunda.

“Gesekan pada saat pertandingan final di olahraga sepakbola itu lumrah. Yang penting gesekan itu bisa diatasi oleh pihak keamanan, apalagi pihak keamanan sudah ada jaminan,” lanjut Imam Nahrawi.

Kini PSM Makassar dan Persija Jakarta sedang menunggu keputusan PSSI soal waktu dan tempat akan laga final ini. Persija Jakarta sendiri sudah siap akan bertanding di Makassar. Sedangkan PSM Makassar ingin laga tetap digelar di Makassar. Jika laga final leg kedua ini digelar di tempat netral, PSM Makassar mengancam tidak akan lagi mengikuti ajang Piala Indonesia.

Advertisement
Comments