Selama ini, Serie A dikenal sebagai kompetisi yang didominasi oleh para punggawa veteran yang matang dan sarat pengalaman. Namun tak dinyana, belakangan cukup banyak pula sosok belia yang hadir dan membawa angin segar di Liga sepakbola paling bergengsi Italia tersebut. Siapa sajakah mereka? Berikut Bolazola jabarkan 10 diantaranya!

 

10. Milan Škriniar

Klub / Usia : Internazionale Milan / 22 tahun

Posisi : Bek Tengah

Jika memiliki nama kota ‘Milan’ belum cukup untuk menjadikannya sosok populer di mata fans Inter, maka penampilan Milan Škriniar sejauh ini bisa jadi pembuktian sahih kualitas pemain Slovakia tersebut. Škriniar kerap dipasangkan sebagai starter di jantung pertahanan Nerrazurri dan berhasil membuat lini belakang tim semakin solid dengan ketangguhan serta disiplin yang dikatakan bahkan melebihi pemain seusianya. Sejauh ini, mantan punggawa Sampdoria tersebut telah diturunkan di 7 pertandingan dan berhasil mencetak 1 gol serta berandil besar dalam membawa Inter menempati posisi 3 klasemen sementara.

 

9. Lorenzo Pellegrini

Klub / Usia : AS Roma / 21 tahun

Posisi : Playmaker

Kendati masih digunakan secara sporadis oleh pelatih Eusebio Di Fransisco, namun Pellegrini bisa memaksimalkan setiap kesempatan yang ada dengan penampilan yang solid di lini tengah. Ia menampilkan visi serta kematangan sebagai playmaker yang jarang ditemui pada pemain seusianya, khususnya kala Roma melibas AC Milan dengan skor 2-0 pekan silam, Pellegrini menonjol dengan serangkaian umpan matang serta kemampuannya mengatur ritme permainan yang memudahkan timnya untuk menggempur sektor pertahanan Rossoneri.

 

8. Thomas Strakosha 

Klub / Usia : Lazio / 22 tahun

Posisi : Kiper

Ketika sang ‘wonderkid’ AC Milan, Gianluigi Donnarumma belakangan lebih banyak mewarnai pemberitaan dengan tingkah labil ketimbang mencatatkan nirbobol (clean sheet), deputi muda Thomas Strakosha tengah menapaki kejayaan tersendiri di bawah mistar gawang Lazio. Pemain nasional Albania itu khususnya menyita perhatian dengan tampil kokoh kala timnya berhadapan kontra Sassuolo tepat sebelum jeda internasional pekan silam. Skema permainan Lazio yang berorientasi menyerang sering membuat Strakosha harus sendirian berjibaku menghalau gempuran lawan, namun ia mampu mengemban tugas tersebut dengan kemampuan akrobatik serta refleksnya yang di atas rata-rata.

 

7.  Giovanni Simeone

Klub / Usia : Fiorentina / 22 tahun

Posisi : Striker

Putra dari pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone ini sudah angkat nama sejak membela Genoa musim lalu lewat gol-golnya yang memberikan poin penting untuk I Rossoblu. Sejak hijrah ke Fiorentina, Simeone bisa dikatakan cukup berhasil dalam menyumbangkan kontribusi untuk tim barunya dengan total 3 gol dari 8 pertandingan sejauh ini. Ia juga membuat suporter La Viola bisa lebih cepat melupakan bintang kesayangan mereka, Federico Bernadeschi yang hijrah ke Juventus.

 

6.  Rolando Mandragora

Klub / Usia : Crotone (Dipinjam dari Juventus) / 20 tahun

Posisi : Gelandang 

Selain membuat publik sepakbola Italia terkesan dengan berhasil lolos dari jeratan degradasi musim lalu, Crotone membuat gebrakan lainnya dengan berhasil mendatangkan Rolando Mandragora dari Juventus meski hanya sebagai pemain pinjaman. Gelandang enerjik dengan nama keren tersebut telah lama digadang-gadang akan menjadi pemain hebat di masa depan dan ia telah mulai membuktikan lewat aksi-aksinya saat ini. Eksplosif dan piawai membaca permainan, Mandragora akan menjadi salah satu sosok penting bagi Crotone untuk dapat bertahan di ketatnya persaingan kompetisi Serie A hingga akhir musim depan.

 

5. Godfred Donsah

Klub / Usia : Bologna / 21 tahun

Posisi : Gelandang (Box to Box)

Walaupun kiprah Bologna belum dapat dikatakan sukses sejak awal musim, namun setidaknya ada satu talenta yang menuai pujian di tim utama mereka; Godfred Donsah. Tidak hanya menambah kekuatan secara signifikan di lini tengah, namun pemuda asal Ghana itu juga memiliki kecepatan yang mumpuni dan kemampuan mengumpan yang berkualitas. Aksinya tersebut membuat Donsah mulai dilirik klub-klub besar Eropa, dan Bologna harus berupaya sekuat tenaga jika memang ingin mempertahankannya, terlebih jika ia terus menunjukkan performa seperti saat ini.

 

4. Federico Chiesa

Klub / Usia : Fiorentina / 19 tahun

Posisi : Winger

Satu lagi pemain Fiorentina di daftar ini dan juga kebetulan merupakan putra dari seorang pemain legendaris; Federico Chiesa dikatakan memiliki kualitas menyerupai ayahnya, Enrico Chiesa di masa jaya. Sebagai pemain sayap, ia dikenal memiliki kecepatan yang sanggup menaklukkan bek sayap satu lawan satu serta tusukan ke dalam yang sulit dihentikan seperti pemain idolanya, Arjen Robben. Sejauh ini,Chiesa telah mencetak 2 gol dari 6 penampilan, dan melihat usia serta potensinya, tak mengherankan jika kita akan lebih sering mendengar nama pemuda ini di masa mendatang.

 

3. Nicolò Barella

Klub / Usia : Cagliari / 20 tahun

Posisi : Gelandang

Seperti halnya Bologna, Cagliari juga mengalami start buruk di awal musim Serie A, namun toh hal tersebut tidak bisa membendung sinar yang dipancarkan punggawa muda mereka, Nicolò Barella. Didikan asli akademi dan putra kebanggaan kota Cagliari tersebut mempertontonkan kebolehan yang mampu menghibur para fans klub, terlepas dari hasil buruk yang berulang kali mereka alami. Barella menjadi Pemain Terbaik (Man of the Match) pada laga kontra Crotone pekan silam dan kehadirannya membuat lini sentral klub tersebut lebih stabil. Antusiasme serta potensinya  membuat pemain internasional Italia U-21 tersebut patut untuk diikuti kiprahnya.

 

2. Patrick Cutrone

Klub / Usia : AC Milan / 19 tahun

Posisi : Striker

Cukup ironis jika melihat kondisi AC Milan saat ini. Setelah membelanjakan dana ratusan juta untuk mendatangkan belasan pemain, nyatanya salah satu punggawa mereka yang menonjol adalah seorang remaja didikan akademi klub. Patrick Cutrone sudah mencuri perhatian saat mulai dipasang di laga pramusim dengan ketajamannya yang tak main-main. Di awal-awal pekan Serie-A, namanya sering muncul sebagai pencetak skor kala Milan bertanding. Meski setelah itu penampilannya cukup menurun, namun tak dapat dipungkiri bahwa Cutrone memiliki kualitas alami sebagai seorang penyerang murni, dan bakatnya tersebut bisa saja membawanya ke level yang lebih tinggi lagi di masa mendatang, meski mungkin bukan bersama Milan.

 

1. Pietro Pellegri

Klub / Usia : Genoa / 16 tahun

Posisi : Striker

Prospek paling cerah, bintang paling belia di daftar ini, Pietro Pellegri memiliki potensi yang tak terukur besarnya. Di usianya yang masih ‘seumur jagung’, Ia telah mencatatkan sejumlah rekor fenomenal; diantaranya pemain Serie A termuda dan pencetak gol kelahiran milenial (setelah tahun 2000) pertama di Serie A. Ia menjadi sorotan khayalak sepakbola dunia setelah mencetak dua gol kala Genoa harus mengakui ketangguhan Lazio 3-2 dan membuat ayahnya, asisten pelatih Genoa Marco Pellegri sampai menangis terharu di bangku cadangan saking bangganya. Total, Pellegri junior telah mencetak dua gol dari empat laga hingga saat ini dan tentu saja bakatnya akan terus disalurkan oleh Genoa, yang memang tengah membutuhkan penggedor baru di tim utama setelah ditinggal Giovanni Simeone ke Fiorentina.

Comments