LIVERPOOL, ENGLAND - Sunday, November 11, 2018: Liverpool's Virgil van Dijk prepares to take a free-kick during the FA Premier League match between Liverpool FC and Fulham FC at Anfield. (Pic by David Rawcliffe/Propaganda)

Kendati hanya mencatat satu nirbobol (clean sheet) sejak pergantian tahun, namun Liverpool saat ini masih merupakan tim dengan pertahanan terbaik di Liga Primer Inggris dan hanya kebobolan 15 kali. Salah satu faktor pendukung hal tersebut adalah gentasnya performa bek sentral anyar mereka, Virgil Van Dijk.

Sejak didaratkan ke Anfield dari Southampton, Van Dijk memang telah digadang-gadang akan menjadi penyelamat di lini pertahanan Liverpool yang dikenal keropos bersama kiper Alisson Becker. Namun belakangan sebuah statistik membuktikan bahwa Van Dijk memang merupakan palang pintu dengan kemampuan yang luar biasa; hingga saat ini, belum ada satu pun pemain lawan yang bisa melakukan dribel sukses melewati sang punggawa asal Belanda. Wow!

Mengingat bahwa Van Dijk telah rutin menghadapi para penyerang kaliber seperti Raheem Sterling, Eden Hazard, Neymar, hingga Kylian Mbappe, statistik itu tentu bisa disebut sebagai pencapaian yang luar biasa, bahkan nyaris mustahil. Kendati demikian, sepakbola adalah permainan tim, dan kehebatan individu Van Dijk tersebut memang masih belum mampu sepenuhnya mengamankan gawang The Reds dari marabahaya; buktinya, tim asal Merseyside itu kebobolan sampai tiga kali kala meladeni tim sekelas Crystal Palace, dan terlihat sangat berantakan saat menghadapi West Ham dan Leicester.

Namun bisa dibayangkan akan seperti apa lini belakang Liverpool tanpa seorang Virgil Van Dijk. Para kopites tentunya akan merindukan performa pemain berpostur tinggi besar itu saat Liverpool menjamu Bayern Munchen di babak 16 besar Liga Champion. Van Dijk harus absen di dua leg laga tersebut karena telah mengoleksi dua kartu kuning di penyisihan grup.

Comments