Pelatih Inter, Luciano Spalletti, yakin Mauro Icardi masih memiliki lebih banyak hal yang bisa ditunjukkan untuk mengikuti penampilan heroiknya dalam kemenangan Liga Champions atas Tottenham di pertengahan pekan.

Icardi menyamakan kedudukan dengan tendangan voli di menit ke-85 sebelum Matias Vecino memastikan kemenangan 2-1 yang sangat dibutuhkan di Giuseppe Meazza.

Kapten Inter itu sebagian menghilang sampai akhirnya mencetak gol balasan dan menyelesaikan pertandingan hanya dengan 16 sentuhan, yang paling sedikit dari starter manapun.

Spalletti pun mendesak Icardi untuk terus meningkatkan permainannya ke tingkat baru menjelang perjalanan penting Serie A melawan Sampdoria pada akhir pekan ini.

“Dia membutuhkan segalanya dan perlu melihat banyak hal,” katanya. “Dia harus membuat gerakan yang akan menguntungkan tim, sama seperti mereka harus mempertimbangkan apa kualitasnya, menempatkan dia dalam posisi untuk mengekspresikan dirinya lebih baik.

“Beberapa detik sudah cukup untuk menjadi pemain top, tetapi untuk menjadi juara dibutuhkan 95 menit dalam kekuatan dan juga kepribadian.

“Dia memiliki itu dan dia bisa melakukannya, sekarang adalah bagaimana dia bisa bermain konsisten dan bertujuan mencetak gol lebih banyak.”

Kesuksesan Inter melawan Spurs datang meskipun awal yang tidak meyakinkan di liga yang hanya menghasilkan 4 poin dari banyak pertandingan.

Spalletti berharap kepercayaan yang didapat dari Liga Champions akan menghasilkan sesuatu yang konsisten.

“Jika kami dapat memenangkan pertandingan ini, kami keluar dari mereka lebih kuat karena itu berarti bahwa kami mampu, tetapi kami harus terus melakukannya,” tambahnya.

“Kami juga mendapat manfaat dari antusiasme setelah menang seperti itu. Bisa jadi kami menindaklanjuti kemenangan berikutnya dan untuk melakukannya akan berarti lebih dari memenangkan dua pertandingan individu.

“Saya harap orang-orang itu sadar akan kemampuan mereka.”

Spalletti juga ditanya tentang tujuan timnya di semua kompetisi yang dijalani, dimana ada harapan besar setelah berhasil menerobos empat besar klasemen setelah bertahun-tahun.

“Tentu saja semakin ada tekanan besar musim ini, ada banyak pemain baru dan kami masuk ke kompetisi besar Eropa,” ungkap mantan pelatih Roma tersebut.

“Tapi ada optimisme besar disekitar tim, dan masih terjaga. Tujuannya adalah memenangkan setiap pertandingan secara bertahap.”

Comments