Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, mengatakan gangguan pada persiapan timnya yang disebabkan oleh protes penggemar tidak bisa disalahkan atas kinerja buruk timnya dalam kekalahan kandang 4-2 dari Liverpool pada Jumat dini hari (14/5/2021).

Pertandingan Premier League tersebut diatur ulang setelah protes penggemar 10 hari yang lalu sehingga memaksa penundaan dan ada keamanan yang ketat serta kehadiran polisi yang ketat di sekitar Old Trafford.

Para pemain United tiba di stadion lebih dari tujuh jam sebelum dimulainya pertandingan, makan dan istirahat di area bawah tanah alias jauh dari rutinitas biasa mereka dengan menginap di hotel.

Para pengunjuk rasa telah mengindikasikan di media sosial bahwa mereka bermaksud mencoba mengulangi pendekatan untuk memblokir tim agar tidak meninggalkan hotel dan melakukan perjalanan ke lapangan.

Advertisement

Solskjaer, yang timnya telah kalah dalam dua pertandingan kandang berturut-turut sejak protes dimulai tetapi tetap berada di urutan kedua klasemen, dengan cepat menghindari menggunakan situasi tersebut sebagai alasan.

“Setelah kami berada di dalamnya, semuanya fokus pada permainan. Tetapi ini adalah persiapan berbeda yang datang pada siang hari untuk kick-off, ini waktu yang lama untuk berada di sini, tetapi saya pikir para pemain melakukannya dengan baik,” katanya.

“Tentu sedikit mengganggu kami jadi situasinya tidak ideal, tapi kami harus menghadapinya.”

Penggemar The Red Devils telah memprotes pemilik klub yaitu keluarga Glazer, dengan kampanye melawan keluarga tersebut dihidupkan kembali oleh keterlibatan mereka dalam upaya European Super League.

Advertisement
Comments