Gundogan mengatakan bahwa timnya ‘tidak cukup berani’ dan ‘membuat banyak kesalahan sederhana’ dalam pertandingan tengah pekan di Liga Champions.

Namu Pep Guardiola telah menolak penilaian Ilkay Gundogan bahwa Manchester City terlalu gugup dalam kekalahan Liga Champions di kandang Tottenham.

Sang gelandang asal Jerman merasa City bersalah karena berusaha terlalu keras karena mereka dikalahkan dengan skor 1-0 pada leg pertama perempatfinal di pertengahan pekan.

Gundogan juga merasa City tidak merespon dengan baik terhadap kegagalan penalti Sergio Aguero di awal karena mereka dihempaskan oleh gol akhir Son Heung-min.

“Saya tidak setuju dengannya, sama sekali tidak,” kata Guardiola. “Ada permainan ketika kami kebobolan dan kami tidak ada di sana tetapi dalam kasus ini kami kebobolan dan tidak ada yang terjadi.

“Terutama di babak kedua, itu masih terkendali. Kami tidak terkena banyak tembakan tepat sasaran dan kami berada di sana berkali-kali, bahkan jika kami tidak membuat terlalu banyak.

“Pertandingan di Spurs jauh lebih baik daripada di Schalke. Perbedaannya adalah Leroy (Sane) menempatkan bola di sudut (atas) dari jarak 50 yard dan melawan Spurs kami gagal mengeksekusi penalti. Schalke adalah situasi yang jauh lebih berbahaya karena kami 10 melawan 11 dan kalah 2-1, tetapi kami bereaksi dengan baik dalam kedua situasi.

“Sergio kuat dan tim stabil. Kami mempertahankan bola mati ketika mereka begitu kuat dan setelah kami kebobolan ada 10 menit tersisa dan tidak ada yang terjadi. Kami berada di sana dan memegang kendali. Dalam hal ini, dalam pertandingan spesial ini, saya pikir saya tidak setuju.”

Gundogan sangat berterus terang dalam apa yang merupakan analisis kritis dari malam yang membuat frustrasi di Stadion Tottenham Hotspur.

Pemain asal Jerman itu, yang masa depannya tidak jelas karena kontraknya berakhir pada akhir musim depan, mengatakan: “Kami tidak cukup berani dalam pertandingan dan kami melakukan banyak kesalahan sederhana.

“Saya merasa kami gugup dalam pertandingan Liga Champions yang penting. Kami selalu membuat keputusan yang salah.”

Comments