Penyerang Paris Saint-Germain Neymar dan bek Marseille Alvaro Gonzalez menghidupkan kembali perseteruan mereka setelah final Piala Super Prancis pada Rabu malam.

Kedua pemain bertukar pesan kontroversial di media sosial setelah Mauricio Pochettino meraih trofi pertama dalam karir manajerialnya dengan PSG memastikan kemenangan 2-1 atas rival sengit mereka di Lens.

Kedua pemain itu menjadi berita utama pada bulan September ketika Neymar menuduh Gonzalez mengarahkan cercaan rasis padanya selama pertandingan liga.

Pemain asal Spanyol itu dengan keras membantah insiden tersebut, mengklaim Neymar perlu belajar bagaimana kalah. Dalam pertandingan yang sama, mantan penyerang Barcelona itu juga tertangkap kamera membuat komentar rasis yang dituduhkan kepada bek Jepang Marseille Hiroki Sakai, meski tidak ada tindakan yang diambil oleh komite disiplin liga Prancis.

Gonzalez kemudian mengungkapkan bahwa dia telah menerima ancaman pembunuhan dan mengatakan seseorang seperti Neymar tidak pantas untuk “dihormati atau ditatap”.

Neymar, yang mencetak gol kedua untuk PSG malam itu, memicu api permusuhan ketika dia men-tweet sebuah foto di mana dia terlihat merayakan dengan pesan: “Raja, Alvaro, kan?”

Advertisement

Gonzalez, yang beberapa kali melakukan pelanggaran terhadap Neymar selama pertandingan itu, membalas dengan memposting foto di mana ia terlihat menarik Neymar selama final dan menulis: “Orang tua saya selalu mengajari saya untuk membuang sampah”.

Pemain internasional Brasil itu menjawab: “Dan Anda lupa bagaimana memenangkan gelar juara.”

Gonzalez kemudian mengingatkan Neymar siapa raja sebenarnya dengan memposting foto legenda sepakbola Brasil Pele, yang dijuluki “The King”, memegang tiga trofi Piala Dunia dengan pesan: “Bayangan keabadian sang raja”.

Neymar, yang mengklaim Gonzalez hanya ingin menjaid terkenal, menjawab: “Dan milik saya, Anda bisa ikut jadi bintang. Sama-sama terkenal”.

Neymar dan Gonzalez akan kembali berhadapan saat Marseille menjamu PSG di Ligue 1 pada 7 Februari mendatang.

Advertisement
Comments