Pertandingan antara Stoke City menghadapi Everton menjadi malam yang tak terlupakan bagi Peter Crouch. Pemain jangkung asal Inggris ini mencetak gol ke 100 di Liga Inggris dan membuatnya masuk jajaran elit pebola yang mampu melakukannya.

Menerima umpan dari Marko Arnautovic yang gesit menyelinap di belakang lini pertahanan Everton, Crouch menaklukkan kiper Joel Robles dengan sentuhan sederhana setelah mampu memposisikan diri dengan baik. Selepas gol, ia pun melakukan selebrasi ala robotnya yang ikonik.

Gol tersebut membuat Crouch menjadi pemain ke 26 dalam sejarah liga Inggris yang mampu menjebol gawang lawan sebanyak 100 kali dan mensejajarkan dirinya dengan striker-striker elit seperti Thierry Henry, Robin Van Persie, Michael Owen dan Sergio Aguero.

Yang patut dicatat juga bahwa gol tersebut memberikan satu poin penting bagi Stoke City setelah Ryan Shawcross membuat gol bunuh diri yang menyebabkan pertandingan harus berakhir imbang. Setelah puasa menggetarkan jala lawan selama 21 pertandingan, kini,pemain gaek berusia 36 tahun itu mulai menemukan kembali ketajamannya dan telah menorehkan 4 gol dari 5 pertandingan terakhirnya. Stoke City kini mantap bercokol di posisi 9 Liga Primer Inggris dengan koleksi 29 poin.

Advertisement

Peter Crouch bukanlah nama asing bagi penggemar sepakbola. Postur tubuhnya yang tinggi menjulang (2.01 meter) membuat ia menjadi andalan bagi tim yang diperkuatnya, khususnya pada duel-duel udara. Puncak karirnya ditorehkan bersama Liverpool pada tahun 2005 – 2008 dimana ia mampu mencetak 22 gol dari 85 pertandingan. Pada era itu juga ia dipercaya untuk menjadi punggawa tim nasional Inggris dengan catatan cukup apik, 22 gol dari 42 pertandingan. Selain memanfaatkan posturnya secara maksimal, Crouch juga dikenal cukup lincah dan memiliki kemampuan olah bola mumpuni serta sepakan kaki kanan akurat.

 

Advertisement
Comments