Mencetak gol dalam sepakbola adalah hal yang akan selalu terjadi, namun terdapat sejumlah pemain yang sepertinya bisa melakukan hal tersebut di saat yang tepat dan mempersembahkan poin demi poin bagi timnya. Meski hingga saat ini belum ada penghargaan khusus, namun menarik untuk melihat statistik dimana ada para punggawa yang berandil besar dalam menyumbangkan poin bagi klub mereka, yang tentunya menunjukkan seberapa penting kualitas mereka di dalam skuad utama.

Berikut Bolazola coba rangkumkan 10 pemain paling berharga dilihat dari jumlah alokasi poin yang mereka hasilkan untuk tim masing-masing. Yuk, kita simak bersama!

10. Diego Costa

Jumlah gol / poin : 52 / 34

Ketika Diego Costa memutuskan untuk hengkang dari Chelsea, para fans klub tersebut seketika tahu bahwa mereka telah kehilangan satu sosok paling mumpuni di lini depan. Ditambah lagi jika melihat bagaimana pemain Spanyol keturunan Brasil itu meraup kesuksesan bersama Atletico Madrid saat ini.

Statistik juga menunjukkan bahwa total 52 gol yang dibukukan Costa untuk The Blues telah menghasilkan tak kurang dari 34 poin di Liga Primer Inggris. Jumlah tersebut merupakan jumlah standar untuk menjamin satu klub lolos dari zona degradasi di tahun 2010. Coba renungkan itu.

9. Christian Benteke

Jumlah gol / poin : 40 / 34

Gagal di Liverpool dan menjadi bahan olok-olok di Crystal Palace, namun fakta mencatat betapa gentasnya performa seorang Christian Benteke kala ia masih menjadi predator lini depan andalan Aston Villa. Ironisnya, periode terbaik Benteke justru dibuatnya bersama Palace dimana ia mencetak 15 dari 40 gol di atas bersama tim berjuluk The Eagles tersebut pada musim 2016/2017 silam.

Lebih mantapnya lagi, Benteke melangkahi Diego Costa dalam daftar ini karena ia hanya butuh 12 gol lebih sedikit dari sang penyerang Chelsea untuk mempersembahkan 34 poin. Jadi, apakah ia sebetulnya memang pantas dihargai 70 juta Pounds?

8. Sadio Mane

Jumlah gol / poin : 51 / 35

Pemain internasional Senegal ini pertama kali menjejakkan kaki di tanah Inggris pada tahun 2014 silam dan sejauh ini selalu berhasil mencetak lebih dari 10 gol dari empat musim yang telah dilaluinya. Di musim ini pun, Mane sudah mengoleksi tujuh gol dan berpotensi besar untuk menambah pundi-pundinya lebih banyak lagi.

Dari jumlah poin di atas, periode terbaik dicetaknya saat menjalani musim debut bersama Liverpool, dimana ia mempersembahkan 13 poin dengan kemampuannya mencetak gol penentu di menit-menit akhir.

7. Eden Hazard

Jumlah gol / poin : 54 / 38

Nama yang bukan merupakan kejutan, Eden Hazard telah menjadi sosok vital di skuad utama Chelsea sejak pertama kali digaet dari Lille enam tahun silam. Hebatnya lagi, jumlah tersebut mampu diperoleh Hazard kendati sering mengalami cedera yang memaksanya menepi cukup lama. Bayangkan jika fisiknya lebih prima lagi, mungkin ia akan mampu mencapai, bahkan melampaui level Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo sebagai pemain sayap terbaik sejagat raya dan mencapai jumlah dua kali lipat dari angka di atas.

6. Riyad Mahrez

Jumlah gol / poin : 44 / 39

Rasio perbandingan jumlah gol dan poin Mahrez memang menakjubkan, namun maknanya lebih dari sekedar itu. Pasalnya, seperti yang kita semua ketahui, 17 dari 44 gol tersebut dibuatnya kala menghantar Leicester City ke tangga juara Liga Primer Inggris di musim 2015/ 2016 silam. Kendati saat ini masih belum mampu mencapai performa terbaiknya di City (karena harus bersaing dengan para pemain berkelas dunia di posisinya), agaknya sah jika Mahrez dianggap sebagai salah satu winger terbaik era modern yang bisa menciptakan dan mengkonversi peluang dengan sama tokcernya.

5. Romelu Lukaku

Jumlah gol / poin : 75 / 40

Seperti yang sudah pernah dibahas sebelumnya, Lukaku adalah tipe pemain yang punya kecenderungan untuk ‘menghilang’ di partai besar, namun statistik tidak bisa memungkiri bahwa ia adalah penyerang dengan naluri mencetak gol luar biasa ganas.

Jumlah 40 poin yang dipersembahkan oleh Lukaku dari 75 gol, jika dihitung-hitung, bisa membawa satu klub menempati papan bawah dengan nyaman dan tidak sampai menyentuh zona degradasi. Namun tentunya ia masih harus didukung oleh para rekan yang bertalenta, terutama di laga-laga big match.

4. Alexis Sanchez

Jumlah gol / poin : 63 / 40

Menilik fakta bahwa Sanchez baru mencetak tiga biji gol buat Manchester United sejauh ini, maka jelas bahwa 40 poin di atas dipersembahkannya bagi Arsenal. Melihat performanya saat ini yang kembang kempis, agaknya cukup miris bila mengingat betapa gentasnya Sanchez bagi The Gunners. Selama tiga musim membela tim asal London tersebut, Sanchez tak pernah mencetak gol kurang dari 13 per putaran kompetisi; terutama di musim 2016/2017 dimana ia mencetak 24 gol dan 11 assist. Njomplang banget ya?

3. Sergio Aguero

Jumlah gol / poin : 99 / 44

Tinggal sebiji lagi, Aguero akan menjadi pemain Argentina yang mampu mencetak tiga digit gol di Liga Inggris. Namun jika dilihat dari rasio kontribusi poinnya yang bahkan tidak mencapai setengahnya, cukup disayangkan bahwa sebagai besar gol Aguero dibuatnya pada musim-musim kurang produktif City.

Sebelum ditangani Guardiola hingga sukses seperti saat ini, Aguero kerap menjadi pahlawan yang menghindarkan City dari kekalahan dengan gol-gol krusialnya kala tim sedang tertinggal. Mungkin tiga poin paling legendaris yang pernah dipersembahkannya adalah kala mencetak gol detik akhir yang membawa klub rival Manchester United itu menjuarai Liga Inggris di tahun 2014 silam (dan teriakan “AGUERROOOOOOOOOOOO!” dari sang komentator Martin Tyler yang dengan sempurna menggambarkan betapa luar biasanya momen tersebut)

2. Jamie Vardy

Jumlah gol / poin : 67 / 46

Sebagaimana Mahrez, Jamie Vardy adalah figur instrumental kala Leicester City mendobrak sejarah dan menjadi juara Liga Primer Inggris. Pada musim penuh kejayaan itu, Vardy total mencetak 24 gol di sepanjang kompetisi kendati belum pernah melakukannya sekalipun bahkan ketika masih bermain di Liga amatir.

Yang lebih membanggakan lagi, sebagian besar dari 46 poin itu dibukukannya kala The Foxes mengawali musim 2015/2016 dengan 11 kemenangan tanpa jeda; sesuatu yang belum lagi bisa kita saksikan hingga saat ini.

1.Harry Kane

Jumlah gol / poin : 114 / 73

Wow, coba lihat angka itu. 73..

Terdengar mustahil, tapi tentu saja saat ini kita tengah membahas soal Harry Kane. Sempat dikuatirkan hanya akan menjadi ‘kehebohan satu musim’ semata, Kane membuktikan bahwa dirinya memang seorang pencetak gol alami yang tak kesulitan menemukan jalan untuk menggetarkan jala lawan.

Lebih hebatnya lagi, angka tersebut berbicara untuk dirinya sendiri. Hanya tinggal mempersembahkan satu poin lagi lewat golnya, maka pemain asli Inggris itu akan bisa mengumpulkan jumlah poin untuk melampaui apa yang diraih Manchester United di tahun 1996/1997 dimana mereka mampu meraih gelar treble yang fenomenal.

Segala puji bagi Harry Kane!

Comments