Setahun menjelang pelaksanaan Piala Dunia U-20 yang akan digelar di Indonesia, PSSI terus meningkatkan kesiapan venue yang akan dipakai. Dibawah komando Mochamad Iriawan sebagai Ketua Umum PSSI, jajaran PSSI melakukan kunjungan ke Yogya dan Surakarta untuk melihat langsung kesiapan stadion yang akan dipakai untuk Piala Dunia U-20 mendatang.

Didampingi Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, berkunjung ke 11 titik di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Kota Surakarta. Dua kota tadi memiliki stadion yang dipakai untuk Piala Dunia U-20 nanti, yaitu Stadion Mandala Krida dan Stadion Manahan.

Setelah melihat stadion Mandala Krida, Mochamad Iriawan memberikan beberapa catatan atas kesiapan stadion milik PSIM Yogyakarta ini. Beberapa diantaranya soal tempat duduk, lampu stadion hingga media centre.

“Misalnya, tempat duduk belum single seat. Juga terkait lampu stadion, perbaikan kamar ganti dan media centre,” ungkap Mochamad Iriawan, dikutip dari laman resmi PSSI.

Kunjungan kemudian berlanjut ke lapangan-lapangan pendukung yang disiapkan sebagai ‘training field’ negara peserta Piala Dunia U-20 2021 yakni Lapangan Kenari, Lapangan Universitas Negeri Yogyakarta, Stadion Pancasila UGM, Lapangan Yogyakarta Independen School (JIS) dan berakhir di Stadion Sultan Agung, Bantul.

Advertisement

Mochamad Iriawan dan rombongan melanjutkan kunjungan ke kota Surakarta. Pria yang akrab di sapa Iwan Bule juga memberikan catatan soal venua di Kota Surakarta. Hampir sama seperti di Yogya, masalah rumput hingga lampu penerangan masih menjadi catatan.

“Rata-rata lapangan latihan di Solo perlu mendapat perhatian pada kualitas rumput, lampu penerangan, ketersediaan kamar ganti, serta akses kendaraaan menuju stadion,” tambah Mochamad Iriawan.

Minggu pagi, 9 Februari 2020, Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo direncanakan menerima Ketua Umum PSSI, dilanjutkan dengan inspeksi bersama ke Stadion Manahan.

Setelah selesai di Yogya, rombongan Ketua Umum PSSI akan melanjutkan kunjungan ke Jawa Timur. Setelah itu berlanjut ke Sumatera Selatan dan Riau.

“Kami akan langsung bergerak menuju Jawa Timur untuk inspeksi serupa. Menyusul dua provinsi lain, yakni Sumatera Selatan dan Riau, akan ditinjau pada pekan depan,” pungkas Mochamad Iriawan.

Advertisement
Comments