Arjen Robben

Pemain sayap asal Belanda Arjen Robben mengatakan kepada FourFourTwo bahwa dia melakukan makan malam dengan Sir Alex Ferguson dan siap untuk berseragam Manchester United sebelum Chelsea mengontraknya pada tahun 2004.

Setan Merah berada di posisi terdepan untuk mengontrak Robben setelah pertemuan Robben dengan Ferguson. Akan tetapi Robben mengatakan bahwa dia menyetujui transfer 12 juta poundsterling ke Stamford Bridge karena MU tidak pernah menindaklanjuti minat mereka.

“Saya melakukan percakapan yang sangat baik dengan [Ferguson] saat makan malam di Manchester dan kami berbicara tentang sepakbola dan kehidupan,” kata Robben dikutip ESPN FC. “Saya juga pergi dan melihat sekeliling lapangan latihan dengan baik dan semuanya baik-baik saja.

“Tetapi setelah saya kembali ke PSV, tidak ada yang terjadi. Tidak ada kontak nyata dan kesepakatan itu tidak terjadi. PSV juga bernegosiasi dengan Chelsea pada waktu itu, jadi mungkin mereka menawarkan PSV lebih banyak uang? Saya tidak benar-benar tahu.”

“Saya berbicara dengan Chelsea dan saya menyukai rencana mereka. Kami memiliki satu pertemuan dan semuanya dilakukan dengan sangat cepat. Seandainya Manchester United menawari saya kesepakatan langsung setelah saya bertemu mereka, saya akan menandatangani kontrak di sana, tetapi itu tidak terjadi dan saya ‘tidak ada penyesalan.”

Robben kemudian memenangkan lima trofi selama tiga musim berseragam The Blues. Pada akhirnya, manajer Jose Mourinho menjual Robben ke Real Madrid dengan bandrol 24 juta euro di tahun 2007. Robben sendiri menganggap Mou sebagai manajer yang baik karena memberinya banyak kepercayaan.”

“[Mourinho] sangat menuntut dan intens, tetapi pada usia itu, saya pikir itu baik untuk saya dan pengembangan sepakbola saya,” kata Robben. “Saya seorang pelajar dan seseorang yang ingin meningkatkan dan bekerja keras, jadi saya pikir kepribadian kami cocok. Mourinho adalah manajer yang baik dan dia memberi saya banyak kepercayaan.”

Comments