Ivan Perisic percaya skuad Kroasia saat ini dapat melampaui prestasi 1998 dalam upaya mereka untuk memenangkan Piala Dunia.

Sudah 20 tahun sejak Kroasia menjadi tim yang disegani di panggung internasional setelah finish ditempat ketiga di Prancis, sekaligus penampilan Piala Dunia pertama negara itu.

Membanggakan orang-orang seperti Davor Suker, Zvonimir Boban dan Robert Prosinecki, Kroasia mengejutkan dunia saat mereka mengalahkan Jerman di perempatfinal sebelum dikalahkan Prancis di semifinal, meskipun negara Balkan itu mengalahkan Belanda untuk raih tempat ketiga.

Sekarang dengan generasi baru – yang dipimpin oleh Luka Modric dan Ivan Rakitic – Kroasia memimpikan keberhasilan setelah bertahun-tahun menjanjikan saat mereka menghadapi Rusia di perempatfinal di Sochi akhir pekan ini.

“Kami sudah dekat dan semoga kami bisa sedikit lebih baik sekarang,” kata Perisic. “Kami percaya pada diri sendiri. Kami tahu kualitas kami.”

Sudah hampir 20 tahun lalu hingga hari dimana Kroasia mengalahkan Jerman 3-0 untuk membukukan tempat di semifinal 1998.

“Saya berumur empat tahun ketika saya menonton pertandingan Piala Dunia di Prancis,” kata Ante Rebic. “Saya ingat kemenangan melawan Jerman. Keluarga saya sedang memanggang di kebun dan suasananya fantastis.”

Namun, untuk mencapai tahap yang sama kali ini, Kroasia harus melewati Rusia yang tangguh yang memiliki kepercayaan diri semakin besar setelah menyingkirkan Spanyol.

Rusia sempat tertinggal tetapi berhasil memperoleh hasil imbang 1-1 setelah perpanjangan waktu sebelum lolos dari adu penalti berkat aksi cemerlang Igor Akinfeev.

Aleksandr Golovin mengatakan: “Spanyol mengendalikan bola melawan tim manapun di dunia. Kami menemukan solusi melawan itu.

“Saya pikir melawan Kroasia, kami akan menggunakan kualitas lebih baik dan mencoba untuk memaksakan gaya kami. Itu tidak berarti Kroasia lebih lemah dari Spanyol. Ini hanya berarti Kroasia memiliki gaya yang berbeda.”

 

PEMAIN KUNCI

Rusia – Artem Dzyuba

Artem Dzyuba terlibat langsung dalam empat dari tujuh gol terakhir Rusia di Piala Dunia 2018 (tiga gol, satu assist), mencetak dua golo dari dua pertandingan terakhir.

 

Kroasia – Mario Mandzukic

Semua mata akan tertuju pada Modric dan Rakitic tetapi Mario Mandzukic mencetak gol ketiganya di Piala Dunia untuk Kroasia ketika melawan Denmark di babak terakhir.

 

FAKTA

  • Ada lima negara tuan rumah terakhir yang tampil di perempatfinal Piala Dunia dan maju ke semifinal (Italia 1990, Prancis 1998, Korea Selatan 2002, Jerman 2006 dan Brasil 2014).
  • Kroasia telah mencetak banyak gol dalam empat pertandingan di Piala Dunia tahun ini (8) seperti yang mereka lakukan dalam enam pertandingan dalam dua penampilan Piala Dunia sebelumnya pada tahun 2006 dan 2014.
  • Rusia memiliki 10 tembakan tepat sasaran dalam dua pertandingan pertama di Piala Dunia 2018.
  • Setelah menjaga clean sheet di dua pertandingan pembuka Piala Dunia ini, Kroasia kebobolan satu kali dalam setiap dua pertandingan terakhir. Mereka belum kebobolan gol dalam tiga pertandingan berturut-turut di turnamen Piala Dunia yang sama sejak 2002, ketika mereka gagal menjaga clean sheet di ketiga pertandingan.
  • Kroasia hanya kalah sekali dari tujuh pertandingan Piala Dunia melawan tim dari Eropa lainnya (W5-D1), sementara Rusia belum pernah mengalahkan tim Eropa di Piala Dunia (D1-L3).
  • Kroasia telah menghadapi negara tuan rumah di Piala Dunia dua kali sebelumnya, kalah melawan Prancis pada tahun 1998 (2-1 di semifinal) dan Brasil pada 2014 (3-1 di babak penyisihan grup).
Comments