Belanda dapat mengambil inspirasi dari Ajax melawan Bayern Munich di Liga Champions menjelang pertandingan mereka dengan Jerman, kata Ronald Koeman.

Setelah kalah di laga pembuka UEFA Nations League dengan skor 2-1 melawan Prancis, tim asuhan Koeman berharap mendapat hasil yang lebih baik ketika mereka menjamu Jerman pada hari Sabtu di League A Group 1.

Dan Koeman merasa timnya harus meniru keberhasilan Ajax yang bermain di kandang Bayern di Liga Champions pekan lalu, meraih hasil imbang 1-1 di Allianz Arena.

“Kami harus menghormati lawan, tetapi kami juga harus percaya pada diri sendiri,” kata Koeman kepada ESPN.

“Kami tidak terlalu buruk dan yang lain tidak begitu baik. Kami harus percaya pada kualitas kami, seperti Ajax di Liga Champions melawan Bayern.

“Jika Anda memiliki perasaan Anda dapat bersaing dengan mereka, maka perlahan kepercayaan diri akan tumbuh. Tim nasional Belanda sedang dalam proses yang sama sekarang ini.

“Situasi semacam ini bisa menjadi sesuatu untuk tim nasional, kami yakin tim ini akan menjadi besar seperti sebelumnya.”

Belanda telah memenangkan dua, imbang dua dan kalah dua dari enam pertandingan selama Koeman melatih sejak mengambil alih pada Februari, tetapi mantan manajer Everton itu meyakini timnya tetap dalam transisi setelah kegagalan mereka untuk lolos ke Piala Dunia 2018.

“Para pemain berpikir itu adalah periode kualifikasi Piala Dunia yang buruk. Mereka perlu membuat beberapa perubahan,” Koeman menambahkan.

“Ada juga pemain yang tidak dipilih sementara yang lain berpikir mereka harus bergabung dengan skuad. Saat ini kami juga melakukan perubahan. Kami sedang memulihkan kondisi internal.

“Menurut saya, ini bukan periode yang bagus untuk tim nasional. Kami terbiasa memperebutkan piala. Di sisi lain, kami masih memiliki pemain yang bermain untuk klub besar.

“Kami memiliki kualitas yang cukup tetapi itu tidak akan menjadi kemenangan mudah bagi kami melawan Jerman. Kami harus bermain sebaik mungkin melawan mereka, tetapi saya juga berpikir bahwa Jerman telah mengetahui waktu yang lebih baik di sepakbola.”

Comments