Robinho dan Lionel Messi

Robinho telah mengklaim bahwa pemilik Manchester City (Sheikh Mansour) mengatakan kepadanya bahwa klub tersebut akan menandatangani Kaka dan Lionel Messi.

Robinho yang didatangkan dari Real Madrid pada September 2008, merupakan perekrutan besar pertama setelah klub tersebut diambil alih oleh Abu Dhabi Group.

Pemain asal Brasil itu awalnya bersinar di Eastlands tapi kemudian sulit menemukan konsistensi dan kembali ke Santos dengan status pinjaman sebelum pindah secara permanen ke AC Milan.

Sekarang kembali ke rumah dan bermain untuk Atletico Mineiro, striker berusia 33 tahun itu bersyukur melihat City memimpin klasemen Premier League dan bermain sepakbola yang mengesankan setelah beberapa rencana transfer awal tidak membuahkan hasil.

“Saya beberapa kali berbicara dengan Sheikh Mansour (pemilik klub),” katanya kepada Daily Mail (20/11/2017). “Dia bilang dia akan pergi untuk mendapatkan Kaka dan Lionel Messi. Kaka sudah dekat tapi Messi berada di luar jangkauan mereka.

“Tapi saya percaya pada proyek ini, Sheikh memiliki ambisi untuk menciptakan tim terbaik di dunia dan sekarang mereka memiliki manajer terbaik di dunia dalam diri Pep Guardiola dan dapat mengalahkan siapa pun.”

Robinho juga mengklaim reputasinya untuk menikmati hidup di luar lapangan, tidak seperti yang diharapkan.

“Ada citra bahwa saya orang yang suka berpesta,” striker Brasil itu menjelaskan. “Dan memang saya suka berpesta, tapi Anda tahu, pemain di Inggris lebih banyak daripada orang Brasil.

“Saat seorang pemain dari Brasil berjalan keluar, kami selalu ketahuan.”

Robinho belum bermain untuk tim nasional Brasil sejak pertandingan persahabatan melawan Kolombia pada Januari lalu untuk mengumpulkan dana bagi korban kecelakaan udara skuad Chapecoense, namun dia tetap berada dalam seleksi jelang Piala Dunia tahun depan.

“Jika Tite memanggil saya, saya akan mendatanginya,” dia menambahkan. “Kami (Brasil) harus tampil sebaik mungkin dan menunjukkan pada dunia. Jadi apa yang benar-benar bisa saya lakukan, saya akan memberi segalanya untuk negara saya.

”Saya ingin membalaskan apa terjadi 2014 lalu, hal yang menyesakkan bagi saya dan semua orang Brasil. Jadi saya siap untuk segalanya.”

Comments