Liga 1 resmi dihentikan sementara oleh PSSI. Keputusan yang langsung diumumkan oleh Ketua Umum PSSI yaitu Edi Rahmayadi, membuat banyak pihak memberikan tanggapan. Salah satu yang memberikan tanggapan setuju atas keputusan itu adalah Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat.

“Setuju,” ujar Ridwan Kamil saat kunjungan kerja ke Sungai Citarum, Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Rabu (26/9/2018). Jawaban setuju ini keluar usai pria yang disapa Kang Emil itu diberondong pertanyaan soal nasib Persib Bandung dan Liga 1 usai terjadi tindakan pengeroyokan oleh oknum pendukung Persib Bandung.

Hanya saja, Kang Emil tidak banyak memberikan komentar lain seputar nasib Persib Bandung di Liga 1. Kang Emil mempunyai alasan, dia sebagai Gubernur Jawa Barat itu tidak mempunyai tugas, fungsi dan pokok untuk bertindak lebih jauh. Kang Emil mempercayakan masalah nasib Persib Bandung kepada PSSI dan PT LIB.

“Kalau saya tidak dalam kapasitas tupoksi olahraga dalam profesional. Saya serahkan pada PSSI, saya serahkan kepada Kemenpora, kami dibawah mengawal sesuai aturan,” ungkap Kang Emil.

Sebelum laga Persib Bandung melawan Persija Jakarta dihelat, Kang Emil sudah memberikan himbauan kepada Bobotoh untuk menjaga kondusivitas laga yang sering disebut “El Classico” Indonesia.

“Untuk bobotoh saya titip tidak ada insiden. Satu jaga kesopanan, jaga ketertiban, tidak boleh lempar botol apa pun itu, tidak ada provokasi di media sosial, tidak ada rassist chanting di lapangan, jadilah tuan rumah yang baik agar orang tidak kapok datang ke GBLA”, ujar Kang Emil setelah menerima rombongan Persib Bandung yang datang ke Gedung Sate pada hari Kamis lalu (20/09/2018).

Sayang seribu sayang, himbauan dari orang no. 1 di Provinsi Jawa Barat itu tidak diindahkan oleh sebagian kecil Bobotoh. Akibat rivalitas yang masih belum diselesaikan, laga Persib Bandung melawan Persija Jakarta menimbulkan korban dalam sosok Alm. Haringga Sirila, pendukung Persija Jakarta yang datang ke stadion Gelora Bandung Lautan Api.

Kini untuk sementara Liga 1 dihentikan oleh PSSI untuk waktu yang tidak dihentikan. Selain membuat publik sepakbola Indonesia berduka usai Alm. Haringga Sirila meninggal, dihentikannya Liga 1 merugikan pihak Persib Bandung yang kini meminpin klasemen sementara Liga 1 dengan 44 poin.

Comments