Musim kompetisi 2017/2018 barangkali menjadi musim yang tak terlupakan bagi Lewis Dunk. Bagaimana tidak, baru 15 GW Premier League berjalan, bek Brighton & Hove Albion ini sudah membuat 3 gol. Tentu akan menyenangkan bila seorang bek tengah mampu membuat 3 gol dalam 15 laga. Sayangnya, gol yang dicetak Dunk membobol gawang sendiri.

Sebiji gol bunuh diri dibuat Dunk kala Brighton dihancurkan Liverpool 1-5 akhir pekan lalu. Dua lainnya dibikin Dunk saat melawan Manchester United pada pekan ke-13 dan Manchester City di laga perdana. Torehan 3 gol membuatnya menjadi top skor sementara untuk gol bunuh diri. Pemain berusia 26 tahun ini mengungguli 8 nama lain yang membuat masing-masing sebiji gol.

Dunk bisa saja melewati rekor Martin Skrtel yang membuat 4 gol bunuh diri pada musim 2013/2014. Namanya langsung melejit di daftar pencetak gol bunuh diri terbanyak. Top skor kategori tersebut dipegang bek asal Irlandia Richard Dunne. Dunne mencetak 10 gol bunuh diri selama berkarir di Premier League.

Musim ini merupakan musim perdana pemain asal Inggris tersebut. Ia adalah alumni akademi Brighton. Kecuali bermain semusim buat Bristol City, karir Dunk dihabiskan untuk tim berjuluk Seagulls. Total 208 penampilan Dunk catatkan dengan koleksi 13 gol dan 9 assist.

Meski sering mencetak gol bunuh diri, Dunk tetap diandalkan Manajer Brighton Chris Hughton. Duetnya bersama Shane Duffy senantiasa mengawal lini pertahanan Brighton. Catatan bertahannya terbilang oke. Ia membuat 82 clearances, nomer dua tertinggi setelah kompatriotnya Duffy yang membuat 128 clearances.

Dunk juga membuat 21 tekel, jumlah tertinggi nomor 4 dan terbanyak untuk posisi pemain belakang Brighton. Atas kerja kerasnya di lini belakang, Dunk diganjar 3 kartu kuning atau rata-rata 1 dari 5 pertandingan. Sebuah catatan yang menunjukkan ia bukan pemain kasar.

Masih ada 23 pekan lagi untuk Dunk. Ia bisa saja menambah catatan golnya buat tim, atau malah membobol gawang sendiri.

Comments