Berita buruk kembali menimpa Persebaya Surabaya. Akibat kompetisi yang tak pasti, Mahmoud Eid memilih untuk mundur dari Persebaya Surabaya. Mahmoud Eid meminta maaf kepada semua elemen di Persebaya dan Bonek atas keputusan ini.

Ketidakpastian kompetisi membuat banyak pemain asing risau. Hal ini pun dirasakan oleh Makan Konate. Lama tak bermain, Makan Konate memilih untuk mundur dari Persebaya Surabaya.

Sebelumnya, Persebaya Surabaya sudah ditinggalkan oleh David da Silva dan Makan Konate. Kehilangan 2 pemain ini memberikan pukulan telak bagi Persebaya Surabaya.

Secara terbuka, Mahmoud Eid mengaku dirinya memilih mundur dari Persebaya. Alasan utama, Mahmoud Eid mengaku kompetisi Liga 1 tidak pasti. Hingga akhir bulan Desember ini, PSSI belum memberikan kepastian yang jelas kompetisi.

”Situasi di sana (Indonesia) belum menentu. Sisi lain, saya dengar katanya PSSI akan beri kepastian sebelum Desember berakhir. Karena itu saya tunggu sampai Natal. Siapa tahu sudah ada kabar baik. Ternyata situasi tidak berubah,” ungkap Mahmoud Eid, dikutip Bolazola dari laman resmi Persebaya Surabaya.  

Advertisement

Atas keputusan ini, Mahmoud Eid meminta maaf kepada Persebaya Surabaya dan Bonek. Mahmoud Eid mengaku ingin bertahan, namun kompetisi tidak mendukung niatnya tadi.

“Saya mohon maaf kepada Persebaya dan bonek atas keputusan ini. Saya ingin sekali bertahan. Tetapi, situasi belum memungkinkan. Semoga secepatnya segera ada kepastian (kompetisi),” lanjut Mahmoud Eid.

Kepada Bonek, Mahmoud Eid mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan. Mahmoud Eid menegaskan dirinya akan terus mendukung Persebaya dan Kota Surabaya.

“Saya sampaikan terimakasih pada Pak Azrul, Pak Candra dan jajaran manajemen Persebaya. Coach Aji, Coach Mustaqim, Coach Uston, Coach Bejo dan jajaran tim pelatih. Rekan-rekan pemain. Dan tentu saja khusus buat Bonek. Terima kasih semua atas kebersamaan yang terjalin selama ini. Saya pasti sangat merindukan Persebaya dan Surabaya,” tambah Mahmoud Eid.

Advertisement
Comments