Kompetisi Liga 1 2020 masih belum jelas. Tertunda 10 bulan lebih, klub pun masih menunggu kepastian soal kelanjutan kompetis. Menggelar rapat dengan PSSI, PT LIB berusaha mencari solusi untuk kepentingan klub.

Liga 1 2020 sudah ditunda sejak bulan Maret 2020 lalu. Selain Liga 1, Liga 2 pun ikut tertunda. Selain pandemi Covid-19, perizinan Liga 1 2020 pun sulit didapatkan.

Awal pekan lalu, PT LIB menggelar rapat dengan PSSI. Rapat ini digelar pada Senin siang (11/1). Rapat ini digelar untuk membahas perkembangan status kompetisi profesional di Indonesia, terutama kompetisi Liga 1 dan Liga 2.  

Seusai rapat, Mochamad Iriawan selaku Ketua Umum PSSI, mengakui saat ini sedang dalam situasi serba sulit. Mochamad Iriawan mengakui kelanjutan kompetisi sudah ditunggu banyak pihak, mulai dari pemain, pelatih hingga klub.

“Situasi saat ini memang serba sulit. Tapi pada prinsipnya PSSI dan PT LIB akan mencari solusi yang paling tepat dan komprehensif atas situasi yang terjadi. Kami menyadari bahwa bergulirnya kompetisi tidak hanya ditunggu oleh pemain, pelatih, atau klub, tapi juga seluruh masyarakat Indonesia. Terutama pencinta sepak bola Indonesia,” terang Mochamad Iriawan, dikutip Bolazola dari laman resmi Liga Indonesia.

Advertisement

Direktur PT LIB, Akhmad Hadian Lukita, mengklaim komunikasi penting bukan hanya soal perizina, tapi juga untuk kepentingan klub. Akhmad Hadian Lukita pun mengklaim pihak PT LIB terus mencari solusi demi kepentingan klub.

“Bukan saja soal komunikasi kami dengan pihak keamanan namun juga terkait suara atau keinginan beberapa klub tentang rencana kompetisi. Kami sedang menggodok berbagai hal untuk mencari solusi yang paling tepat,” ujar Akhmad Hadian Lukita.

Akhmad Hadian Lukita memastikan PT LIB akan ikut arahan PSSI. PT LIB ingin mencari kebijakan yang tepat untuk klub di saat ini.

“Kami akan mengikuti arahan PSSI sekaligus mencari kebijakan yang paling tepat atas kondisi yang terjadi saat ini,” pungkas Akhmad Hadian Lukita.

Advertisement
Comments