Tinggi badan, meskipun tidak mutlak, memegang peranan cukup penting bagi seorang pemain sepakbola. Dalam bertahan maupun menyerang, pemain dengan tinggi badan di atas rata-rata akan mampu memainkan perannya dengan lebih efektif, terutama dalam skema bola-bola atas dan sundulan. Berikut kami jabarkan 11 pemain di Liga Primer Inggris yang bisa dikatakan memiliki postur ‘raksasa’ di atas 1,90 meter. Siapa sajakah mereka?

 

Kiper : Fraser Forster (2,04 meter)

Penjaga gawang andalan Southampton ini dikenal sebagai ‘gunung’ pertahanan terakhir yang kokoh dan sulit ditembus. Bukan hanya memiliki keunggulan dari segi tinggi badan, namun pemain yang juga dipanggil memperkuat timnas Inggris ini memiliki perawakan kekar dan reflek yang mengagumkan untuk sosok seukurannya. Forster dikenal sangat piawai dalam menghalau eksekusi dari titik putih.

 

Bek Tengah : Joel Matip (1,98 meter)

Bek anyar Liverpool, Virgil Van Dijk, adalah sosok yang menjulang dengan tinggi 190 meter, namun tandemnya di sentral pertahanan, Joel Matip, justru lebih besar lagi dengan selisih 8 sentimeter. Melihat ketangguhan keduanya yang ditunjang dengan postur yang sangat mumpuni, maka tak heran jika lini bertahan Liverpool yang sebelumnya dikenal keropos akan sangat sulit ditembus setelah ini, jika Matip dan Van Dijk terus konsisten bermain di tim inti tanpa ada masalah cedera apapun.

 

Bek Tengah : Per Mertesacker (2,01 meter)

Meski telah mulai tergerus usia dan kerap dikritik karena kurang mempunyai kecepatan, postur ‘raksasa’ Mertesacker selalu menjadi momok bagi lawan-lawan Arsenal, ditambah lagi kemampuan membaca permainannya yang sangat baik. Musim ini dikabarkan akan menjadi saat terakhir bagi pemain asal Jerman tersebut untuk beraksi di lapangan hijau, sebelum ia gantung sepatu dan berkiprah di balik layar sebagai salah satu staf pelatih tim akademi The Gunners.

 

Bek Tengah : Tyrone Mings (1,98 meter)

Didatangkan Bournemouth dengan memecahkan rekor transfer klub pada tahun 2015 silam, kekuatan fisik serta tinggi badan Tyrone Mings dipandang sejumlah pengamat sangat ideal untuk bermain di Liga Inggris yang keras dan sarat benturan. Sayangnya, pemain berusia 24 tahun itu kemudian mengalami cedera lutut serius hanya enam menit setelah melakoni debutnya, dan hingga kini baru diturunkan sembilan kali di kancah Liga.

 

Gelandang Tengah : Scott McTominay (1,95 meter)

Manajer Manchester United, Jose Mourinho, diketahui amat menggemari pemain dengan fisik di atas rata-rata, maka tak heran jika ia kemudian memberi kesempatan pada pemain muda jebolan akademi bernama Scott McTominay. Setelah melakoni debut dengan cukup gemilang musim silam, saat ini McTominay dimainkan secara sporadis di tim inti Setan Merah, dan secara total telah turun di empat pertandingan di segala kompetisi.

 

Gelandang Tengah : Nemanja Matic (1,95 meter)

Salah satu pembelian terbaik Manchester United di era Mourinho, Nemanja Matic dipinang dari Chelsea dan kini telah menjadi dinamo lini tengah yang tak tergantikan di klub tersebut. Meski memiliki perawakan yang cukup ‘bongsor’, namun visi permainan dan kemampuan merebut bola pemain asal Serbia tersebut telah mempermudah para rekan-rekannya, terutama Paul Pogba yang mampu bermain dengan lebih maksimal lagi sejak kedatangannya.

 

Gelandang Tengah : Marouane Fellaini (1,95 meter)

Agak ironis memang bila melihat saat ini pendukung Manchester United mulai melihat Fellaini sebagai salah satu andalan saat sang pemain sendiri sudah menunjukkan tanda-tanda akan hengkang. Sejak di Everton, gelandang serbabisa asal Belgia tersebut dikenal nyaris tak terkalahkan dalam duel-duel udara; ditambah lagi pengalaman serta visinya yang membuat ia bisa dimainkan di posisi manapun mulai dari bek hingga striker. Fellaini kabarnya telah menolak satu tawaran perpanjangan kontrak yang diajukan United dan lebih memilih untuk berstatus bebas transfer pada bulan Juni mendatang. Sayang!

Advertisement

 

Playmaker : Marko Arnautovic (1,95 meter)

Selain tehnik dan skill yang natural, Marko Arnautovic juga memiliki fisik yang membuatnya bisa berduel imbang dengan pemain bertahan lawan manapun. Sohib kental Mario Balotelli di Internazionale Milan itu juga dikenal memiliki watak bengal, namun dalam kurun waktu lima tahun terakhir, ia semakin matang secara emosional dan sudah jarang berbuat ulah di luar lapangan. Setelah membela Stoke City, kini Arnautovic tengah berkarir di London Timur bersama West Ham United.

 

Penyerang : Fernando Llorente (1,98 meter)

Setelah mencetak total 15 gol di musim debutnya bersama Swansea, Fernando Llorente langsung menjadi rebutan klub-klub besar pada bursa transfer musim panas silam. Ia pun hijrah ke Tottenham dan sejauh ini sukses sebagai pelapis utama Harry Kane dan kerap memberi dampak positif kala dimainkan dari bangku cadangan. Di masa puncaknya kala merumput bersama Sevilla dan Juventus, Llorente dikenal sebagai striker yang mampu memanfaatkan dengan baik postur tubuhnya. Pemain asal Spanyol tersebut memiliki sundulan mematikan dan juga tendangan kaki kanan akurat yang tak jarang membobol gawang lawan.

 

Penyerang : Zlatan Ibrahimovic (1,98 meter)

Salah satu nama paling beken di era sepakbola modern. Pada awal karirnya di Ajax, Zlatan justru kesulitan menunjukkan penampilan konsisten. Terutama kala membela Juventus, pemain asal Swedia itu lebih banyak menerima kritik karena berat badannya yang dianggap kurang ideal. Namun lambat laun, ia berlatih dengan tekun dan ketika mendekati usia 30 tahun, ia dikenal sebagai salah satu striker paling ganas dan lengkap di Eropa. Di beberapa tahun terakhir, Zlatan sering mencetak gol-gol spektakuler di berbagai laga bergengsi; seperti tendangan salto jarak jauh ke gawang Inggris yang tersohor itu. Sayangnya saat ini, di usia 35, sinar Zlatan perlahan sudah memudar karena kerap dibebat cedera. Meski demikian, ia masih berstatus sebagai pemain inti Manchester United dan masih mampu berkontribusi di level tertinggi.

 

Penyerang : Peter Crouch (2,04 meter)

Tidak lengkap rasanya jika membuat daftar dengan topik ini jika tidak memasukkan nama Peter Crouch di dalamnya. Sejak melakoni debutnya di Aston Villa tahun 2002 silam, tinggi badan Crouch sudah menjadi buah bibir tersendiri di kalangan penikmat Liga Inggris. Sempat diramalkan umur karirnya akan singkat, Crouch malah terus bertahan di kasta tertinggi sepakbola Inggris hingga saat ini, dan telah membela lima klub lain setelah hengkang dari Villa; antara lain Southampton, Liverpool, Portsmouth, Tottenham dan Stoke City (dan gosipnya tengah diminati oleh Chelsea). Ia akan merayakan ulang tahun ke 37 di akhir bulan ini dan belum menunjukkan tanda-tanda akan pensiun. Salut!

Advertisement
Comments